EROPA MELEDAKKAN SUNGAInya SENDIRI UNTUK MENJAGA PEREKONOMIAN TETAP HIDUP

Eropa memasuki era baru yang berbahaya.

Ini bukan lagi sekadar gelombang panas musim panas yang biasa. Ini adalah darurat ekonomi.

Di seluruh Eropa, kekeringan bersejarah telah mendorong Sungai Rhine dan Danube ke level yang kritis rendah, mengancam ketahanan energi, manufaktur, transportasi, pertanian, dan perdagangan internasional. Pemerintah kini mengambil langkah-langkah luar biasa—termasuk ledakan bawah air yang dikendalikan—untuk menjaga agar air tetap mengalir.

Rumania dipaksa menurunkan angkatan lautnya untuk meledakkan batu di bawah Sungai Danube dalam upaya mengalihkan lebih banyak air ke sistem pendingin Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Cernavodă setelah menghentikan untuk pertama kalinya reaktor operasionalnya yang satu-satunya karena tidak cukupnya air pendingin.

Pikirkan itu.

Sebuah negara Eropa modern harus menggunakan bahan peledak militer pada sebuah sungai hanya untuk menjaga infrastruktur kritis tetap hidup.

Sementara itu:

• Sungai Rhine telah turun ke level terendah yang pernah tercatat dalam hampir 150 tahun.
• Kapal kargo tidak lagi bisa beroperasi pada kapasitas penuh, memaksa pengurangan besar dalam muatan barang.
• Biaya transportasi melonjak.
• Rantai pasokan melambat.
• Bisnis membayar biaya logistik yang lebih tinggi.
• Risiko inflasi kembali meningkat.

Jerman—mesin industri Eropa—mendapat pukulan langsung.

Para ekonom memperkirakan bahwa level air yang rendah saja dapat mengurangi PDB kuartal ketiga Jerman hingga 0,2%, yang setara dengan kerugian ekonomi sekitar €1–2 miliar hanya dalam satu kuartal.

Ini bukan sekadar masalah pengiriman.

Rhine dan Danube adalah nadi ekonomi yang menopang:

- Pendinginan pembangkit listrik tenaga nuklir
- Pembangkitan tenaga hidroelektrik
- Industri berat
- Ekspor pertanian
- Pengiriman barang internasional
- Pariwisata
- Rantai pasokan manufaktur

Ketika sungai-sungai ini mulai gagal, dampaknya merembet ke seluruh ekonomi.

Hongaria sudah menurunkan produksi nuklir.

Serbia telah memangkas produksi tenaga hidroelektrik.

Para petani di sepanjang Danube kesulitan mengangkut hasil panen.

#Binance $BTC