Saat membahas produk trading, semua orang saling membandingkan biaya fee, slippage, dan dukungan untuk berapa banyak chain. Sangat sedikit yang membahas satu biaya tersembunyi: perhatian yang “terkikis” saat berpindah halaman.
Ketika Anda menemukan sebuah token yang menarik, seperti apa jalur operasi yang normal untuk orang pada umumnya?
Buka dulu aplikasi chart untuk melihat K-line, lalu pergi ke DEX untuk mencari trading pair, sambil menghubungkan wallet, mengganti jaringan, mengecek saldo, dan membandingkan rute. Baru setelah itu barulah melakukan otorisasi dan penandatanganan.
Serangkaian langkah ini, minimal harus membuka empat atau lima halaman. Semakin banyak langkah, semakin banyak orang yang menyerah di tengah jalan.
Begitu akhirnya Anda menyelesaikan semua langkah dan menekan konfirmasi, harga yang barusan Anda lihat mungkin sudah berubah, jadi penilaian yang tadi juga harus diulang lagi.
Dalam pembaruan terbaru, @Velvet_Capital menyebutkan bahwa VU Bot sudah diluncurkan.
Hal yang patut diperhatikan adalah di baliknya sudah terhubung kapabilitas transaksi multi-chain VelvetX, Smart Wallet, pengelolaan posisi terpadu, serta data on-chain.
Setelah pengguna menemukan sebuah token, tidak perlu dulu memikirkan halaman mana berikutnya. Cukup jelaskan apa yang ingin dicari, token apa yang ingin ditukar, dan wallet mana yang ingin dilihat—VU lalu akan menyusun informasi terkait dan langkah eksekusinya secara berurutan, kemudian akhirnya diserahkan untuk konfirmasi pengguna.
VelvetX sendiri sudah memasukkan penemuan spot lintas-chain, perpetual, penemuan token populer, smart wallet, pelacakan KOL, serta analisis AI ke dalam satu antarmuka yang sama.
Cakupan VU tidak hanya tanya-jawab sederhana—analisis token, analisis wallet, kueri tren, dan permintaan Swap juga bisa ditangani.
Saat menyangkut transaksi, pengguna menjelaskan maksudnya dengan bahasa alami; sistem bertugas mengenali token, mencari penawaran, dan menyiapkan transaksi; pada akhirnya, tanda tangan tetap diselesaikan oleh wallet milik pengguna sendiri.
Setelah kemampuan-kemampuan ini digabungkan, hal-hal yang sebelumnya tersebar di beberapa halaman dapat diselesaikan mengikuti satu alur yang sama:
Pertama, temukan peluang;
Lalu tinjau harga, volume perdagangan, sentimen pasar, fundamental proyek, serta pergerakan dompet;
Kemudian dapatkan rute transaksi dan penawarannya;
Setelah mengonfirmasi aset, jumlah, jaringan, dan isi transaksi, barulah tanda tangan dilakukan sendiri oleh pengguna.
Satu hal yang paling mudah diremehkan dari produk seperti ini adalah ia tidak hanya menghemat jumlah klik, tetapi juga mengurangi hilangnya konteks selama proses pengoperasian.
Dulu, setelah melihat pergerakan pasar lalu pindah ke wallet dan DEX, sering kali perlu mengonfirmasi ulang token, jaringan, saldo, dan harga.
Sekarang hasil analisis dan pintu masuk transaksi diletakkan bersama, sehingga keputusan yang baru saja dibuat pengguna dapat tersambung lebih mulus ke langkah berikutnya.
Intent Execution Velvet juga berperan nyata dalam alur ini.
Sistem dapat mencari penawaran dan rute eksekusi yang sesuai di agregator, Solver, market maker, serta sumber likuiditas yang sudah terhubung, lalu menyerahkan transaksi tersebut untuk dikonfirmasi oleh pengguna.
Intinya adalah menghubungkan bahasa alami langsung ke layer eksekusi Velvet.
Bagi pengguna biasa, nilai dari kombinasi ini sangat mudah dipahami: lebih sedikit berpindah jaringan, lebih sedikit membuka halaman, lebih sedikit pengulangan pemeriksaan terhadap informasi yang baru saja dilihat; sementara kendali atas wallet dan hak tanda tangan akhir tetap berada di tangan pengguna.
Di sisi Velvet sudah ada komponen seperti terminal transaksi, manajemen aset multi-chain, Smart Wallet, Intent Execution, dan analisis AI.
Setelah VU Bot ditambahkan, kemampuan-kemampuan ini mendapat pintu masuk yang lebih natural, mengubah rangkaian pencarian, penilaian, dan eksekusi yang sebelumnya tersebar di berbagai tempat menjadi satu alur yang berkesinambungan.
Di sinilah menurut saya VU Bot punya potensi: dengan mempertahankan self-custody dan konfirmasi pengguna, jalur "temukan peluang → analisis informasi → selesaikan transaksi" menjadi lebih singkat, dan juga lebih mendekati cara penggunaan yang biasa dipahami oleh orang awam.