Ringkasan berita keuangan global semalam (2026.8.5 18:00‑2026.8.6 09:00)
I. Pasar Saham Eropa dan AS
Penutupan saham AS beragam; Dow Jones kembali mencetak rekor tertinggi baru, ditutup pada 54349,12 poin, +0,49%. S&P 500 ditutup pada 7723,55 poin, ‑0,17%; Nasdaq 26363,44 poin, ‑0,83%. Pergerakan sektor sangat terpecah: Nvidia melonjak 3,43%, sementara AMD anjlok 7%, Google turun 4,05%, SpaceX jatuh lebih dari 13%, dan nilai pasar menyusut secara signifikan. Perusahaan chip memori, SanDisk dan Western Digital, merilis laporan keuangan; pendapatan mereka meningkat tajam, namun harga sahamnya turun kembali setelah jam perdagangan. Stoxx Eropa 600 berayun sedikit, sektor energi melemah karena penurunan harga minyak, sementara sektor konsumsi defensif menunjukkan kinerja relatif lebih tangguh.
II. Komoditas
Minyak Mentah: Iran–Oman mengenai perundingan pembukaan/kelancaran pelayaran Selat Hormuz mengalami kemajuan positif. Premi risiko geopolitik cepat mereda. WTI ditutup pada 75,12 dolar AS per barel, Brent pada 78,68 dolar AS per barel, dengan penurunan yang jelas pada perdagangan harian.
Logam Mulia: Data ketenagakerjaan AS ADP jauh di bawah ekspektasi. Harga emas spot melonjak kuat dan menembus level tertinggi hingga 4215 dolar AS per troy ounce, naik lebih dari 3,2%. Emas perak spot ikut melonjak secara bersamaan dan naik di sekitar 62 dolar AS; imbal hasil obligasi AS yang turun serta pembelian emas oleh bank sentral bersama-sama mendorong harga emas. Tembaga LME terus menguat hingga sekitar 14.040 dolar AS per ton; kondisi pasokan tembaga global yang relatif ketat berlanjut.
III. Utang AS, Valuta Asing, dan Berita Makro
ADP swasta AS bulan Juli hanya menambah 44.000 orang, jauh di bawah ekspektasi. Terlihat sinyal pendinginan tenaga kerja, sehingga pasar menurunkan probabilitas The Fed menaikkan suku bunga pada September menjadi 57%. Namun, pejabat The Fed menyampaikan perbedaan pandangan; Kashkari mendorong kenaikan suku bunga secara bertahap, sedangkan Cook menyatakan bahwa jika inflasi berbalik menguat, masih mendukung kenaikan suku bunga. Perbedaan sikap kebijakan memperkuat tarik-menarik di pasar.
Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun berfluktuasi di sekitar 4,61%; indeks dolar AS turun ke 99,62; yuan lepas pantai berfluktuasi sempit; dolar AS terhadap yen Jepang bertahan di sekitar 157, sementara pasar terus memantau jendela intervensi Jepang.
IV. Pratinjau sesi Asia-Pasifik (pagi 6 Agustus)
Futures indeks saham Korea Selatan dan Jepang dibuka lebih tinggi, sementara futures saham Hong Kong menguat tipis; sentimen pra-pasar di Tiongkok dipengaruhi kabar baik logam mulia dari semalam, sehingga ekspektasi untuk sektor emas dan logam cenderung kuat. Likuiditas domestik tetap stabil; pasar menunggu data pekerjaan Non-Farm Payrolls AS pada malam hari.
V. Prakiraan prospek ke depan dan Peringatan Risiko
Perkiraan pergerakan: Logika para pelaku long untuk logam mulia jangka pendek menguat. Diferensiasi pada sektor saham AS kemungkinan berlanjut; nilai tradisional lebih unggul, sementara sebagian saham teknologi terkait AI menghadapi tekanan untuk melakukan realisasi atas laporan keuangan. Jika data NFP terus melemah, aset berisiko dan logam mulia akan semakin diuntungkan.
Peringatan Risiko: Perundingan Timur Tengah masih memiliki variabel; situasi yang berulang-ulang berpotensi mengganggu harga minyak. Pernyataan hawkish pejabat The Fed belum berakhir; jika data Non-Farm Payrolls (NFP) melampaui ekspektasi, hal itu dapat kembali mendorong imbal hasil obligasi AS, menekan saham, serta emas.
Disclaimer: Informasi di atas hanya untuk perapihan kondisi pasar, tidak merupakan saran investasi apa pun.
