Kesenjangan antara harga tembaga COMEX dan LME melebar hingga mencapai $621,81 per ton pada 5 Agustus, seiring ekspektasi adanya tarif AS untuk tembaga olahan terus meningkat, menurut Jiemian News. Kesenjangan harga itu telah membuka peluang arbitrase dan menarik pasokan tembaga global menuju pasar AS. Pelaku pasar mengatakan arus lintas batas tembaga masih terus berlanjut karena belum jelas apakah tarif tersebut akan diberlakukan, berapa tarifnya, dan kapan mulai berlaku. Mereka menambahkan bahwa pasokan bijih tembaga yang ketat tidak berubah, dan bahwa fundamental serta faktor makro seharusnya terus mendukung harga tembaga.
