XRP diperdagangkan di sekitar $1,06, turun 0,53%, karena sentimen pasar yang lemah membuat harga tetap mendapat tekanan.
Co-founder BitMEX, Arthur Hayes, meyakini kemungkinan gelembung saham AI bisa pecah, yang kemudian memicu pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve, sehingga mendorong investor beralih ke aset berisiko seperti $XRP dan $BTC . Pandangannya sejalan dengan peringatan miliarder Ray Dalio bahwa saham AI mungkin sudah mendekati koreksi.
Secara teknis, XRP masih bearish setelah anjlok di bawah $1,07, dengan $1,00 sebagai level support kunci berikutnya. Namun, perkembangan positif Ripple dapat membantu token ini merebut kembali $1,10.
Sementara itu, ETF XRP mencatat nol aliran masuk pada 4 Agustus, mengakhiri rangkaian aliran masuk selama empat hari. Di sisi lain, posisi short yang meningkat dan tingkat pendanaan yang menurun menunjukkan para trader makin yakin akan kemungkinan penurunan lebih lanjut.
Co-founder BitMEX, Arthur Hayes, meyakini kemungkinan gelembung saham AI bisa pecah, yang kemudian memicu pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve, sehingga mendorong investor beralih ke aset berisiko seperti $XRP dan $BTC . Pandangannya sejalan dengan peringatan miliarder Ray Dalio bahwa saham AI mungkin sudah mendekati koreksi.
Secara teknis, XRP masih bearish setelah anjlok di bawah $1,07, dengan $1,00 sebagai level support kunci berikutnya. Namun, perkembangan positif Ripple dapat membantu token ini merebut kembali $1,10.
Sementara itu, ETF XRP mencatat nol aliran masuk pada 4 Agustus, mengakhiri rangkaian aliran masuk selama empat hari. Di sisi lain, posisi short yang meningkat dan tingkat pendanaan yang menurun menunjukkan para trader makin yakin akan kemungkinan penurunan lebih lanjut.