#spacexfallsonaispendingafterdebutearnings
😂 DUA PERUSAHAAN BARU SAJA MENGALAHKAN EKSPEKTASI LABA — DAN TETAP DIPUNISH KARINYA.
Bayangkan menghancurkan angka Wall Street dan tetap melihat sahammu dibuang setelah jam perdagangan berakhir. Itu SpaceX dan AMD, di minggu yang sama. 👀
SpaceX (laporan laba pertama mereka, setelah IPO):
📈 Pendapatan: $7,81B vs $6,9B perkiraan (+92% YoY)
📈 Kerugian bersih menyempit jadi $541M dari $1B
📉 Saham tetap turun ~8% setelah jam perdagangan berakhir
💥 Alasannya: belanja modal (capex) AI mencapai $18,4B untuk kuartal tersebut — segmen AI saja membakar $15,8B, naik dari $7,7B di Q1
AMD (hari yang sama, ceritanya sama):
📈 Pendapatan: $11,54B vs $11,28B perkiraan, rekor kuartal
📈 Pendapatan pusat data naik 107% YoY
📉 Saham juga turun ~8% setelah jam perdagangan berakhir — meski menaikkan panduan Q3 ke $13B
💥 Alasannya: margin kotor meleset (54% vs 56% perkiraan), dipicu lonjakan biaya ramp infrastruktur Helios AI — capex lebih dari dua kali lipat dari $389M ke $808M
Begini twist-nya. 🤯 Kedua saham itu mengalami lonjakan besar tepat sebelum rilis earnings (AMD +7,7% di hari yang sama, naik 140% YTD). Mengalahkan ekspektasi saja tidak cukup — investor sudah “menghargai” kesempurnaan sejak awal, jadi bayangan belanja AI membuat semuanya makin besar menjadi aksi jual.
🧠 Insight dari Square:
Ini bukan “AI itu gelembung.” Tapi Wall Street sekarang memperlakukan capex AI sebagai rapor kinerja, bukan catatan kaki. Mengalahkan target garis atas dan bawah itu boleh saja — kalau pasar menganggap kamu membakar terlalu banyak uang untuk membangun masa depan, sahammu akan dihukum hari ini dan pertanyaan soal ROI akan datang nanti.
Kalau ini jadi pola baru untuk setiap laporan earnings yang sarat AI, apakah “beat dan rally” masih berarti apa-apa lagi — atau apakah capex sekarang yang menentukan reaksinya? 👀
#AMDFalls8%AfterHours #Aİ #SquareInsight
$AMD
😂 DUA PERUSAHAAN BARU SAJA MENGALAHKAN EKSPEKTASI LABA — DAN TETAP DIPUNISH KARINYA.
Bayangkan menghancurkan angka Wall Street dan tetap melihat sahammu dibuang setelah jam perdagangan berakhir. Itu SpaceX dan AMD, di minggu yang sama. 👀
SpaceX (laporan laba pertama mereka, setelah IPO):
📈 Pendapatan: $7,81B vs $6,9B perkiraan (+92% YoY)
📈 Kerugian bersih menyempit jadi $541M dari $1B
📉 Saham tetap turun ~8% setelah jam perdagangan berakhir
💥 Alasannya: belanja modal (capex) AI mencapai $18,4B untuk kuartal tersebut — segmen AI saja membakar $15,8B, naik dari $7,7B di Q1
AMD (hari yang sama, ceritanya sama):
📈 Pendapatan: $11,54B vs $11,28B perkiraan, rekor kuartal
📈 Pendapatan pusat data naik 107% YoY
📉 Saham juga turun ~8% setelah jam perdagangan berakhir — meski menaikkan panduan Q3 ke $13B
💥 Alasannya: margin kotor meleset (54% vs 56% perkiraan), dipicu lonjakan biaya ramp infrastruktur Helios AI — capex lebih dari dua kali lipat dari $389M ke $808M
Begini twist-nya. 🤯 Kedua saham itu mengalami lonjakan besar tepat sebelum rilis earnings (AMD +7,7% di hari yang sama, naik 140% YTD). Mengalahkan ekspektasi saja tidak cukup — investor sudah “menghargai” kesempurnaan sejak awal, jadi bayangan belanja AI membuat semuanya makin besar menjadi aksi jual.
🧠 Insight dari Square:
Ini bukan “AI itu gelembung.” Tapi Wall Street sekarang memperlakukan capex AI sebagai rapor kinerja, bukan catatan kaki. Mengalahkan target garis atas dan bawah itu boleh saja — kalau pasar menganggap kamu membakar terlalu banyak uang untuk membangun masa depan, sahammu akan dihukum hari ini dan pertanyaan soal ROI akan datang nanti.
Kalau ini jadi pola baru untuk setiap laporan earnings yang sarat AI, apakah “beat dan rally” masih berarti apa-apa lagi — atau apakah capex sekarang yang menentukan reaksinya? 👀
#AMDFalls8%AfterHours #Aİ #SquareInsight
$AMD
