Orang yang baru saja buka kontrak langsung bangkrut sebagian besar bukan karena arah salah, tapi karena ukuran posisi terlalu berat. Mereka punya beberapa ratus U di akun lalu langsung masuk full. Begitu harga bergerak sedikit berlawanan, bahkan tidak sempat bereaksi, langsung keluar. Bahkan kalau arah ternyata benar pun, tetap tidak ada gunanya—hanya satu kali koreksi normal saja bisa membuat akun jebol. Saat harga benar-benar bergerak sampai ke posisi target, orangnya bahkan sudah tidak ada lagi. Keuntungan trading dengan posisi ringan adalah berani melakukan cut loss; selama cut loss bisa dieksekusi dengan tepat, tidak akan dihancurkan total oleh satu kali gerakan pasar. Dengan menghitung dari rasio kerugian per transaksi terhadap total dana untuk menentukan ukuran pembukaan posisi, maka kalau arah benar masih bisa bertahan di pasar; kalau arah salah pun masih ada kesempatan berikutnya. Trading dengan posisi berat itu seperti berjudi dengan nyawa: arah benar seratus kali pun, asalkan ada satu kali yang tidak mampu ditahan, semua keuntungan yang didapat sebelumnya akan dibayar lunas. Mereka yang bisa bertahan hidup di pasar bukan karena prediksinya jauh lebih akurat, melainkan karena pengendalian posisi mereka lebih ringan daripada orang lain#USIranDealOrNoDeal $SPCX $VIC