Saya melihat ada baris biaya pada peg-in testnet saya yang sebelumnya tidak saya perhatikan — dibayar dengan BTC, bukan BABY. Saya mencari ke mana sebenarnya BTC itu pergi, dan ternyata jawabannya sama sekali tidak ada di aplikasi.

Itu tidak disimpan di sebuah treasury. Desainnya mengarahkannya ke sebuah lelang on-chain otomatis: para penawar membayar BABY untuk memenangkan BTC, dan BABY yang mereka keluarkan langsung dibakar. Tidak ada treasury, tidak ada multisig, tidak ada panggilan diskresioner dari siapa pun.

Rasanya seperti gerbang tol yang tidak menyimpan koin yang dikumpulkannya — mengubahnya langsung menjadi pembakaran mata uang lain secara otomatis, tanpa operator yang memutuskan apa yang terjadi pada laci kas.

Yang menonjol adalah ini mengaitkan suplai BABY secara langsung dengan pemakaian vault, bukan dengan staking atau partisipasi tata kelola. Lebih banyak BTC yang melewati vault berarti lebih banyak BTC untuk dilelang, yang berarti lebih banyak BABY dibakar per siklus. Kelangkaan token menjadi fungsi dari seberapa banyak TBV benar-benar digunakan, bukan jadwal emisi yang tetap.

Perlu dikatakan dengan jelas bagian ini — ini belum live di testnet, masih menunggu persetujuan governance sebelum benar-benar dijalankan.

Jadi, apakah pengalihan biaya penggunaan ke lelang bakar akan menciptakan tekanan deflasi yang nyata begitu volumenya benar-benar ada, atau adopsi tahap awal masih terlalu tipis sehingga tidak ada yang tahu apakah lelang itu akan pernah cukup besar untuk berdampak?

@BabylonLabs_io $BABY #baby $CYS $HEI