Saham AS melonjak tajam, dengan Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 mencapai rekor tertinggi baru setelah investor menyambut tanda-tanda bahwa kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz bisa segera terwujud. Prospek meredanya ketegangan di Timur Tengah mendorong harga minyak turun dan memperbaiki sentimen di seluruh pasar.

Pendorong utama reli ini adalah:

Optimisme geopolitik: Pejabat AS menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz mungkin akan diumumkan dalam waktu dekat, sehingga mengurangi kekhawatiran tentang gangguan pasokan energi global. Minyak mentah Brent turun di bawah $80 per barel, meredakan kekhawatiran inflasi.

Kinerja laba perusahaan yang kuat: Hasil yang lebih baik dari perkiraan dari perusahaan-perusahaan termasuk Palantir Technologies dan Caterpillar memperkuat keyakinan terhadap profitabilitas perusahaan. Perusahaan-perusahaan terkait AI juga terus diuntungkan oleh permintaan yang kuat.

Kepemimpinan teknologi: Nasdaq naik karena investor kembali ke saham-saham AI dan semikonduktor, dengan beberapa nama teknologi berkapitalisasi besar melanjutkan kenaikan terkini.

Hingga penutupan perdagangan pada 4 Agustus 2026:

Dow Jones Industrial Average: 54.085,88, naik 907,47 poin (1,7%)

S&P 500: 7.736,52, naik 136,02 poin (1,8%), rekor penutupan

Nasdaq Composite: 26.584,99, naik 671,10 poin (2,6%)

Investor kini mengamati beberapa perkembangan yang dapat memengaruhi pasar dalam beberapa hari ke depan, termasuk:

Apakah kesepakatan Hormuz secara formal ditetapkan.

Laporan laba perusahaan tambahan.

Data ekonomi yang dapat membentuk ekspektasi untuk tingkat suku bunga. $DOW.US $BTC $BNB