Banyak pria kelahiran 90-an memang menyelesaikan aksi short squeeze setelah usia 30+—short seller dipaksa keluar, dan valuasi mengalami pemulihan.
Tapi short squeeze ≠ kenaikan jangka panjang. Kemungkinannya hanya koreksi harga yang bersifat sekali waktu.
Karena fundamental tidak berubah: pendapatan, cara berpikir, dan gaya hidup yang itu-itu saja.
Yang terjadi adalah berganti kumpulan pembeli yang tidak mengenalmu masuk ke pasar. Mereka menikmati selisih informasi, bukan pertumbuhan yang benar-benar nyata.
Saham yang benar-benar bisa menjadi long bull market adalah yang terus berinvestasi pada diri sendiri ketika tidak ada yang memperhatikan.
Bukan yang menunggu tren datang lalu hanya membungkusnya untuk mengumpulkan keuntungan dari pemotongan putus asa para pembeli baru.
Short squeeze hanya perbaikan jangka pendek dari sisi teknikal.
Kamu harus menjadi aset inti yang sesungguhnya.
Tapi short squeeze ≠ kenaikan jangka panjang. Kemungkinannya hanya koreksi harga yang bersifat sekali waktu.
Karena fundamental tidak berubah: pendapatan, cara berpikir, dan gaya hidup yang itu-itu saja.
Yang terjadi adalah berganti kumpulan pembeli yang tidak mengenalmu masuk ke pasar. Mereka menikmati selisih informasi, bukan pertumbuhan yang benar-benar nyata.
Saham yang benar-benar bisa menjadi long bull market adalah yang terus berinvestasi pada diri sendiri ketika tidak ada yang memperhatikan.
Bukan yang menunggu tren datang lalu hanya membungkusnya untuk mengumpulkan keuntungan dari pemotongan putus asa para pembeli baru.
Short squeeze hanya perbaikan jangka pendek dari sisi teknikal.
Kamu harus menjadi aset inti yang sesungguhnya.
