Situasi Iran tidak lagi soal rudal. Ini soal uang.

Selat masih tersumbat. Asuransi masih meradang. Aliran minyak tak pernah kembali normal. Sementara itu, Jepang malah makin terjepit—biaya energi lebih tinggi, imbal hasil meningkat, yen tertekan. Ini mematahkan skema carry trade yang selama bertahun-tahun membiayai semuanya.

Kini AS diam-diam menyangga pasar agar Treasuries tidak ambruk.

Ini sudah bukan lagi masalah Timur Tengah. Ini adalah uji ketahanan pada sistem keuangan yang menopang tatanan sejak tahun 80-an.

Kalau utas ini putus, kita tidak membicarakan kebijakan Iran. Kita membicarakan apakah tatanan keuangan pascaperang masih berfungsi.