Garis stop loss adalah pagar pelindung untuk akun #SpaceXFirstLockupExpiresAug6 $SNDK $BANK
Saat menahan posisi dengan tiga poin, ingin melihat lagi; saat lima poin, merasa masih bisa kembali; saat sepuluh poin, sudah tidak sanggup lagi untuk mengeksekusi. Setiap langkah selalu menunggu “kalau saja”. Akhirnya, semakin menunggu, semakin besar kerugiannya. Begitu muncul rasa untung-untungan (belas kasihan nasib), semua aturan trading langsung gugur. Tidak melihat sinyal, tidak melihat posisi, tidak melihat tren—hanya fokus pada khayalan diri sendiri.
Saat floating loss, jangan tanya apakah bakal rebound; tanya saja seberapa besar kerugian yang masih sanggup ditanggung. Tetapkan angkanya dengan pasti; saat sudah sampai, potong (cut) tanpa menunggu. Pasar tidak memberi muka kepada siapa pun—semakin lama menahan, semakin besar kerugian yang ditanggung. Satu atau dua transaksi yang berhasil “dipulangkan” sering membuat orang berikutnya menahan lebih lama lagi. Sampai suatu kali tidak bisa dipulangkan: semua keuntungan di depan akan terisi semuanya, dan itu pun belum cukup. Garis stop loss adalah pagar: tersentuh sedikit saja, langsung berhenti. Orang yang tidak memasang pagar pada akhirnya pasti jatuh. Begitu jatuh, akan sangat sulit untuk kembali naik