🚨 KETEGANGAN KRISIS AS–IRAN BARU SAJA MENJADI GEMPAR. MARI KITA BAHAS APA YANG TERJADI HARI INI 😱‼️

Presiden Trump mengatakan bahwa ia berhasil mencegah, di menit-menit terakhir, serangan besar-besaran yang direncanakan AS terhadap Iran setelah Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan pihak lain mendesak agar ditempuh jalur diplomasi. Trump menyatakan bahwa operasi tersebut akan menjadi salah satu serangan terbesar AS sejak Perang Dunia II.

Setelah itu, Trump mengatakan bahwa perundingan dengan Iran sebenarnya sudah berlangsung dan menyebutnya sebagai "kesempatan terakhir" bagi Teheran untuk menandatangani kesepakatan. Ia memperingatkan bahwa Iran bisa menghadapi eskalasi militer besar jika menolak.

⚠️ TETAPI, IRAN LANGSUNG MEMBANTAH KLAIM TRUMP.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan tidak ada perundingan langsung dengan Amerika Serikat yang sedang berlangsung dan tidak ada pertemuan yang saat ini dijadwalkan.
Teheran mengatakan mereka hanya berbicara dengan Oman terkait pelayaran melalui Selat Hormuz.

📌 TRUMP MENGATAKAN BAHWA PERJANJIAN YANG DIUSULKAN AKAN TERJADI DALAM DUA TAHAP:

1️⃣ Membuka kembali Selat Hormuz
2️⃣ Mencapai kesepakatan terkait program nuklir Iran.

Ia juga mengatakan bahwa Selat Hormuz bisa dibuka kembali dalam waktu yang sangat singkat dan menyatakan bahwa Iran tidak akan diizinkan untuk memungut biaya pada kapal yang melintas.

📊 PASAR LANGSUNG BEREAKSI.

Harga minyak turun tajam dengan harapan serangan lain dapat dihindari, dengan Brent turun sekitar 7% menjadi US$ 83,77 dan WTI ditutup di kisaran US$ 80,34.

🔴 SEKARANG, BAGIAN PENTING:

Belum ada kesepakatan damai yang ditandatangani. Tidak ada pertemuan langsung AS–Iran yang secara resmi dikonfirmasi, dan Selat Hormuz masih belum dibuka sepenuhnya.

Jadi ya, situasinya sedikit mereda, tapi ini belum damai. Washington mengatakan perundingan sedang berlangsung. Teheran mengatakan tidak.

🔻 Tetap waspada.

#USIranDealOrNoDeal #USIranTalksToBegin

$BTC $XAU $CL