🔥 CZ Mengeluarkan Pandangan Kontroversial: Secara Statistik, Menyimpan Aset di Bursa Lebih Aman daripada Self-Custody? 1,57 Juta vs 1,51 Juta Data BTC Memicu Debat
Pada 4 Agustus, pendiri Binance, CZ, melontarkan pandangan yang cukup kontroversial: berdasarkan data statistik, aset kripto yang disimpan di bursa terpusat mungkin justru lebih aman dibandingkan self-custody atau penyimpanan mandiri.
Data ini mengutip analis kripto Willy Woo. Data menunjukkan, BTC yang mengalami kerugian permanen akibat self-custody mencapai 1,57 juta keping, sementara BTC yang hilang dari platform bursa berjumlah 1,51 juta.
Ada beberapa hal yang layak dipertimbangkan:
Willy Woo sendiri selama ini merupakan penggagas yang kuat untuk self-custody, namun perbandingan dua kelompok data tersebut memicu diskusi besar.
Bursa terpusat yang menjadi target serangan peretas biasanya berubah menjadi berita besar, sehingga data kerugiannya lebih mudah untuk dicatat secara lengkap; sementara pada self-custody, kasus kunci privat hilang, atau dompet lokal dicuri peretas dalam jumlah besar, sebagian besar tidak dilaporkan ke publik, sehingga data kerugiannya memiliki celah statistik yang sangat besar.
Selain itu, data dari sisi bursa juga mencakup kerugian aset yang disebabkan oleh sebagian platform yang bangkrut atau tutup, sehingga semakin mengganggu hasil statistik. Binance dan beberapa bursa besar akan membentuk dana perlindungan untuk mengganti kerugian pengguna akibat serangan peretasan pada platform.
CZ juga menegaskan bahwa dirinya tidak sedang memutuskan bahwa satu metode penyimpanan pasti lebih baik daripada yang lain.
Dua skema tersebut memiliki karakter risiko yang sangat berbeda, cocok untuk tipe investor yang berbeda, dan tidak ada opsi yang paling “sempurna”. Mungkin, strategi pengaturan terdistribusi dengan pendekatan seimbang adalah jalan yang lebih aman.
Saya memilih untuk menaruhnya di Binance
#CZ #币安
Pada 4 Agustus, pendiri Binance, CZ, melontarkan pandangan yang cukup kontroversial: berdasarkan data statistik, aset kripto yang disimpan di bursa terpusat mungkin justru lebih aman dibandingkan self-custody atau penyimpanan mandiri.
Data ini mengutip analis kripto Willy Woo. Data menunjukkan, BTC yang mengalami kerugian permanen akibat self-custody mencapai 1,57 juta keping, sementara BTC yang hilang dari platform bursa berjumlah 1,51 juta.
Ada beberapa hal yang layak dipertimbangkan:
Willy Woo sendiri selama ini merupakan penggagas yang kuat untuk self-custody, namun perbandingan dua kelompok data tersebut memicu diskusi besar.
Bursa terpusat yang menjadi target serangan peretas biasanya berubah menjadi berita besar, sehingga data kerugiannya lebih mudah untuk dicatat secara lengkap; sementara pada self-custody, kasus kunci privat hilang, atau dompet lokal dicuri peretas dalam jumlah besar, sebagian besar tidak dilaporkan ke publik, sehingga data kerugiannya memiliki celah statistik yang sangat besar.
Selain itu, data dari sisi bursa juga mencakup kerugian aset yang disebabkan oleh sebagian platform yang bangkrut atau tutup, sehingga semakin mengganggu hasil statistik. Binance dan beberapa bursa besar akan membentuk dana perlindungan untuk mengganti kerugian pengguna akibat serangan peretasan pada platform.
CZ juga menegaskan bahwa dirinya tidak sedang memutuskan bahwa satu metode penyimpanan pasti lebih baik daripada yang lain.
Dua skema tersebut memiliki karakter risiko yang sangat berbeda, cocok untuk tipe investor yang berbeda, dan tidak ada opsi yang paling “sempurna”. Mungkin, strategi pengaturan terdistribusi dengan pendekatan seimbang adalah jalan yang lebih aman.
Saya memilih untuk menaruhnya di Binance
#CZ #币安