Agustus Masih Berpotensi Ditandai Volatilitas.

Selain melihat pola siklus, analis juga menyoroti faktor musiman atau seasonality.

Pada siklus 2018 dan 2022, Bitcoin umumnya membentuk titik lemah pada bulan Juni, lalu pulih sepanjang Juli sebelum kembali mendapat tekanan pada Agustus hingga September. Dalam beberapa kasus, kelemahan tersebut bahkan berlanjut sebelum pasar akhirnya membentuk harga terendah akhirnya.

Menurut analis, pola pergerakan harga pada 2026 sejauh ini menunjukkan kemiripan — Bitcoin melemah pada Juni dan kemudian pulih selama Juli.

Karena itu, Bitcoin dinilai masih menawarkan profil risiko-imbal hasil yang lebih menarik dibandingkan sebagian besar altcoin dalam jangka pendek.

Meski demikian, prospek jangka panjang untuk altcoin tetap positif jika siklus pasar kembali mengikuti pola historis. $BTC #altcoins