Teman-teman, hari ini saya akan menjelaskan mengapa kita mengambil trading dan bagaimana seharusnya kita mendekatinya.

Setiap kali kita masuk ke sebuah trading, kita sering merasa takut bahwa trading tersebut akan berakhir dengan kerugian. Solusinya sederhana: fokus untuk menguasai satu konsep saja. Misalnya, POI (Point of Interest) atau Likuiditas. Setelah kamu berlatih satu konsep tersebut dengan cukup, rasa percaya dirimu akan meningkat karena kamu sudah menguasainya, bukan melompat-lompat di antara strategi yang berbeda.

Sekarang mari kita pahami bagaimana cara trading menggunakan POI atau Likuiditas, dan yang paling penting, bagaimana cara mengetahui apakah POI kemungkinan besar akan berhasil.

Konsep kuncinya disebut Three-Candle Swing.

Artinya, ketika sebuah POI terbentuk, pasar sering kali akan kembali untuk mengetuk (tap) POI tersebut. Setelah tap itu, pasar seharusnya melakukan pergerakan displacement. Saat displacement itu berlangsung, POI baru tercipta. Jika pasar kembali dan mengetuk POI baru ini, itu memberi kita konfirmasi bahwa POI tersebut valid. Dari situ, pasar kemungkinan akan bergerak menuju likuiditas terdekat untuk berburu likuiditas tersebut.

Itu saja untuk pelajaran hari ini.

Jika postingan ini mendapat respons yang bagus dan Anda menunjukkan dukungan, saya akan membuat Bagian 2, di mana saya akan menjelaskan konsepnya dengan lebih detail.

Jangan lupa untuk mengikuti saya, dan beri tahu saya di komentar kalau Anda ingin lebih banyak konten trading edukatif. Terima kasih!

$BTC

BTC
BTCUSDT
80,838
-0.33%

$ETH

ETH
ETHUSDT
2,625.83
-0.05%

#USIranDealOrNoDeal

#CoinbaseBTCPremiumNegative77Days