PERHATIAN PENERIMA AMBANGPAU MERAH! 🎁
❤️ Suka
➕ Ikuti
🔄 Bagikan di halaman Anda!
🔥 Mari jaga semangatnya, terima kasih!
$NEO
Apa itu Neo (NEO)?
Neo (dahulu dikenal sebagai Antshares, diluncurkan pada 2014 oleh Da Hongfei dan Erik Zhang) adalah platform blockchain open-source yang digerakkan oleh komunitas, sering disebut sebagai "Ethereum-nya Tiongkok."
Tujuan akhirnya adalah membangun Smart Economy dengan mengintegrasikan tiga komponen inti:
Aset Digital: Aset yang dapat diprogram dan didigitalkan melalui smart contract.
Identitas Digital: Kredensial yang dapat diverifikasi untuk individu dan organisasi.
Smart Contracts: Kode otomatis yang menjalankan perjanjian tanpa pihak perantara (trustless).
Ekonomi Dual-Token: NEO & GAS
Neo menggunakan struktur ekonomi unik dua token untuk memisahkan tata kelola jaringan dari kegunaan operasional:
NEO (Governance Token):
Pasokan Terbatas: Dibatasi secara ketat hingga 100 juta token.
Tidak Dapat Dipecah: Unit terkecil adalah 1 NEO (Anda tidak bisa memiliki pecahan NEO di chain).
Kegunaan: Pemegang mendapatkan hak suara untuk memilih node jaringan dan berpartisipasi dalam tata kelola platform.
GAS (Utility Token):
Bahan Bakar Jaringan: Digunakan untuk membayar biaya transaksi, eksekusi smart contract, dan penyimpanan data terdesentralisasi.
Generasi Pasif: Cukup dengan memegang NEO di dompet non-kustodian akan terus menghasilkan GAS dari waktu ke waktu.
Fitur Utama & Keunggulan Teknis
Dukungan Pengembang Multi-Bahasa: Berbeda dari jaringan yang mengharuskan bahasa pemrograman khusus (mis., Solidity di Ethereum), Neo memungkinkan pengembang membangun smart contract menggunakan bahasa mainstream seperti C#, Java, Python, Go, dan TypeScript.
Mekanisme Konsensus dBFT: Menggunakan konsensus Delegated Byzantine Fault Tolerant (dBFT 2.0), yang memberikan finalitas transaksi cepat, throughput tinggi (TPS), dan kekebalan penuh terhadap hard fork jaringan.
Infrastruktur Serba-Satu (Neo N3): Arsitektur mainnet Neo yang ditingkatkan menggabungkan alat bawaan langsung ke dalam protokol tanpa bergantung pada middleware pihak ketiga
NeoFS: Sistem penyimpanan file terdesentralisasi bawaan.
❤️ Suka
➕ Ikuti
🔄 Bagikan di halaman Anda!
🔥 Mari jaga semangatnya, terima kasih!
$NEO
Apa itu Neo (NEO)?
Neo (dahulu dikenal sebagai Antshares, diluncurkan pada 2014 oleh Da Hongfei dan Erik Zhang) adalah platform blockchain open-source yang digerakkan oleh komunitas, sering disebut sebagai "Ethereum-nya Tiongkok."
Tujuan akhirnya adalah membangun Smart Economy dengan mengintegrasikan tiga komponen inti:
Aset Digital: Aset yang dapat diprogram dan didigitalkan melalui smart contract.
Identitas Digital: Kredensial yang dapat diverifikasi untuk individu dan organisasi.
Smart Contracts: Kode otomatis yang menjalankan perjanjian tanpa pihak perantara (trustless).
Ekonomi Dual-Token: NEO & GAS
Neo menggunakan struktur ekonomi unik dua token untuk memisahkan tata kelola jaringan dari kegunaan operasional:
NEO (Governance Token):
Pasokan Terbatas: Dibatasi secara ketat hingga 100 juta token.
Tidak Dapat Dipecah: Unit terkecil adalah 1 NEO (Anda tidak bisa memiliki pecahan NEO di chain).
Kegunaan: Pemegang mendapatkan hak suara untuk memilih node jaringan dan berpartisipasi dalam tata kelola platform.
GAS (Utility Token):
Bahan Bakar Jaringan: Digunakan untuk membayar biaya transaksi, eksekusi smart contract, dan penyimpanan data terdesentralisasi.
Generasi Pasif: Cukup dengan memegang NEO di dompet non-kustodian akan terus menghasilkan GAS dari waktu ke waktu.
Fitur Utama & Keunggulan Teknis
Dukungan Pengembang Multi-Bahasa: Berbeda dari jaringan yang mengharuskan bahasa pemrograman khusus (mis., Solidity di Ethereum), Neo memungkinkan pengembang membangun smart contract menggunakan bahasa mainstream seperti C#, Java, Python, Go, dan TypeScript.
Mekanisme Konsensus dBFT: Menggunakan konsensus Delegated Byzantine Fault Tolerant (dBFT 2.0), yang memberikan finalitas transaksi cepat, throughput tinggi (TPS), dan kekebalan penuh terhadap hard fork jaringan.
Infrastruktur Serba-Satu (Neo N3): Arsitektur mainnet Neo yang ditingkatkan menggabungkan alat bawaan langsung ke dalam protokol tanpa bergantung pada middleware pihak ketiga
NeoFS: Sistem penyimpanan file terdesentralisasi bawaan.