Orang-orang selalu bertanya kepadaku,
“Crypto Mechanic, bagaimana cara menghentikan overtrading? Aku terus kehilangan uang.”
Yang sebenarnya, overtrading adalah salah satu pembunuh terbesar bagi akun.
Kebanyakan orang tidak overtrade karena mereka punya strategi yang buruk.
Mereka overtrade karena cara mereka berpikir.
Kebanyakan orang melakukannya karena 3 alasan:
1- Kamu merasa selalu perlu melakukan sesuatu untuk menghasilkan uang.
Kamu melihat harga bergerak dan merasa seperti sedang ketinggalan. Jadi kamu terus membuka posisi baru, mengira satu transaksi lagi akan membuatmu lebih banyak uang.
Pada kenyataannya, semakin sering kamu trading, biasanya semakin banyak kesalahan yang kamu buat.
2- Kamu tidak punya strategi trading yang jelas.
Kalau kamu tidak tahu persis seperti apa bentuk setup-mu, setiap chart akan terlihat “bisa ditrading-kan”.
Sebuah breakout, candle acak, atau bahkan sebuah postingan di media sosial tiba-tiba terasa seperti alasan untuk masuk.
3- Kamu trading tanpa adanya akuntabilitas.
Kamu duduk sendirian di depan chart selama berjam-jam.
Tidak ada yang meninjau trading-mu. Tidak ada yang mempertanyakan keputusanmu.
Kebosanan, emosi, dan dorongan untuk membuat sesuatu terjadi perlahan-lahan berubah menjadi trading yang tidak perlu.
Overtrading biasanya tidak langsung menghancurkan akun dalam satu hari.
Ini adalah kebiasaan yang perlahan menguras modalmu sampai akhirnya kamu menyadari apa yang sebenarnya sedang terjadi.
“Crypto Mechanic, bagaimana cara menghentikan overtrading? Aku terus kehilangan uang.”
Yang sebenarnya, overtrading adalah salah satu pembunuh terbesar bagi akun.
Kebanyakan orang tidak overtrade karena mereka punya strategi yang buruk.
Mereka overtrade karena cara mereka berpikir.
Kebanyakan orang melakukannya karena 3 alasan:
1- Kamu merasa selalu perlu melakukan sesuatu untuk menghasilkan uang.
Kamu melihat harga bergerak dan merasa seperti sedang ketinggalan. Jadi kamu terus membuka posisi baru, mengira satu transaksi lagi akan membuatmu lebih banyak uang.
Pada kenyataannya, semakin sering kamu trading, biasanya semakin banyak kesalahan yang kamu buat.
2- Kamu tidak punya strategi trading yang jelas.
Kalau kamu tidak tahu persis seperti apa bentuk setup-mu, setiap chart akan terlihat “bisa ditrading-kan”.
Sebuah breakout, candle acak, atau bahkan sebuah postingan di media sosial tiba-tiba terasa seperti alasan untuk masuk.
3- Kamu trading tanpa adanya akuntabilitas.
Kamu duduk sendirian di depan chart selama berjam-jam.
Tidak ada yang meninjau trading-mu. Tidak ada yang mempertanyakan keputusanmu.
Kebosanan, emosi, dan dorongan untuk membuat sesuatu terjadi perlahan-lahan berubah menjadi trading yang tidak perlu.
Overtrading biasanya tidak langsung menghancurkan akun dalam satu hari.
Ini adalah kebiasaan yang perlahan menguras modalmu sampai akhirnya kamu menyadari apa yang sebenarnya sedang terjadi.
