Saya menghabiskan sedikit waktu membaca tentang mekanisme pembakaran (burn) lelang Babylon sambil mengerjakan tugas CreatorPad, dan kalau jujur, saya malah pergi dengan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.
Awalnya, saya mengira burn adalah alasan terbesar orang begitu optimistis terhadap $BABY. Secara teori, mudah untuk memahaminya: reward staking BSN dilelangkan, orang melakukan bid dengan $BABY, dan bid pemenang dibakar secara permanen. Itu terdengar seperti jenis tekanan deflasi yang seharusnya membuat token melonjak.
Tapi semakin saya menelusurinya, semakin saya merasa saya salah paham. Burn itu bukan acara utama—itu adalah dampaknya. Pendorong sebenarnya adalah aktivitas yang menciptakan burn-burn tersebut sejak awal.
Sangat menggoda untuk fokus pada kata "burn" dan mengharapkannya bekerja seperti sulap. Pasar biasanya tidak bekerja seperti itu. Kalau jaringan masih bertumbuh, secara alami akan ada lebih sedikit lelang, yang berarti lebih sedikit token yang terbakar. Itu bukan tampak seperti sesuatu yang rusak—lebih seperti cerminan kondisi ekosistem saat ini.
Yang saya perhatikan sekarang justru adopsi. Apakah lebih banyak orang benar-benar menggunakan jaringan? Apakah lebih banyak BSN yang dipasang (plug in) dan menghasilkan reward? Jika hal-hal itu terus tumbuh, burn juga seharusnya ikut bertumbuh. Itu terasa seperti fondasi yang jauh lebih andal daripada berharap burn sendirian akan membawa token.
Namun ada satu hal yang masih ingin saya tahu: apakah @BabylonLabs_io punya dasbor publik yang melacak total jumlah $BABY burned sejauh ini? Saya jauh lebih suka mengikuti data on-chain daripada membuat perkiraan.
@BabylonLabs_io #baby $BABY