BARU SAJA: Jepang dan Tiongkok Mempercepat Pemangkasan Kepemilikan Surat Utang AS

Jepang dan Tiongkok terus mengurangi eksposurnya terhadap utang pemerintah AS dengan laju yang cukup signifikan.

Langkah Jepang:

➫ Menjual sekitar $96 miliar obligasi Treasury AS selama tiga bulan terakhir.

➫ Kepemilikan kini berada di angka $1,14 triliun — level terendah sejak April 2025.

➫ Pengurangan tersebut bertepatan dengan intervensi besar untuk mendukung yen yang mengharuskan penjualan cadangan devisa, termasuk Treasury.

Perubahan Berkelanjutan Tiongkok:

> Melanjutkan tren multi-tahun untuk memangkas portfolionya secara bertahap.
> Kepemilikan resmi tetap berada di dekat level terendah dalam beberapa tahun terakhir karena Beijing mengutamakan diversifikasi dari utang AS.

Dua pemegang asing terbesar obligasi Treasury ini sama-sama mundur. Penjualan Jepang tampak lebih taktis (terkait pertahanan mata uang), sementara yang dilakukan Tiongkok mencerminkan pergeseran strategis jangka lebih panjang.

Berberedanya permintaan resmi luar negeri yang berkurang menambah lapisan tekanan lain pada pasar Treasury pada saat defisit AS meningkat dan imbal hasil lebih tinggi.

Jepang Melepas $96B Treasury dalam 3 Bulan — Tiongkok Terus Mengurangi

Apakah ini menandakan pergeseran struktural yang lebih luas dalam permintaan global terhadap utang AS, atau hanya penyesuaian sementara?