Gali menegaskan di X, “Jika melihat ke belakang, ini akan menjadi peluang gila”, lalu Musk segera muncul, meninggalkan empat kata: “I think so”. Namun responsnya bukan terkait SPCE, melainkan saham perusahaannya sendiri—SPCX.

SPCX sedang berada di ujung mata pisau.

Pada 12 Juni, SpaceX menyelesaikan IPO dengan harga 135 dolar per saham, menghimpun 7,5 miliar dolar, sekaligus mencetak rekor sejarah. Pada hari pertama listing, saham ditutup di 161 dolar, lalu seminggu kemudian melonjak hingga puncak 225,64 dolar. Namun hingga 31 Juli, harga saham telah turun menjadi 108,37 dolar—sekitar 20% di bawah harga IPO, dan terpangkas hampir setengah dari puncaknya.

Pasar sedang takut pada apa?

Pada 4 Agustus, setelah bel penutupan perdagangan, SPCX akan merilis laporan keuangan pertamanya pasca-IPO. Para analis memperkirakan pendapatan Q2 sebesar 6,82 miliar dolar dan kerugian per saham (adjusted) 0,23 dolar—kabar baiknya, Starlink pada kuartal tersebut telah menyumbang keuntungan hampir 1,2 miliar dolar.

Uji sesungguhnya terjadi pada 6 Agustus: hingga 911,5 juta saham yang dimiliki karyawan dan investor awal akan memasuki masa transfer, yang jika dihitung berdasarkan harga saat ini setara dengan valuasi sekitar 99 miliar dolar, atau 1,4 kali lipat dari jumlah saham yang beredar saat ini. Ini merupakan pembebasan periode lock-up dengan skala terbesar dalam sejarah pasar modal AS. Short seller bertaruh sekitar 24,6 miliar dolar, setara dengan 34% dari saham yang beredar.

Respons Musk justru menunjukkan letak tekanannya.

Di X, ia mengisyaratkan bahwa dalam 12 hingga 24 bulan ke depan, SpaceX dapat menambah pendapatan yang setara dengan seluruh pendapatan Tesla—sekitar 95 sampai 104 miliar dolar. Ini seperti suntikan penyemangat, tetapi sekaligus memperlihatkan bahwa di bawah tekanan ganda berupa laporan keuangan dan pembebasan lock-up, ia perlu secara proaktif mengelola ekspektasi pasar.

Harga target rata-rata dari 34 analis adalah 236,71 dolar—memberi ruang kenaikan 118% dibanding harga saat ini. Meryl Lynch menegaskan target 250 dolar, dengan pandangan bahwa “terdapat kesenjangan yang jelas antara harga pasar dan nilai intrinsik dalam jangka panjang”.

Namun untuk jangka pendek, puncak gelombang pembebasan lock-up tepat ada pada hari Kamis. Di tengah pasokan tambahan lebih dari 90 miliar dolar, ekspektasi yang terlalu optimistis tampak rapuh. “I think so” dari Musk lebih mirip untuk menyemangati pasar sebelum laporan keuangan—soal seberapa lama tenaga itu bisa bertahan, jawabannya baru akan terlihat setelah hari Kamis.
$SPCX