30 hari turun 90%, tetapi $DEXE masih ada di Trending, peringkat #248. Kombinasi data ini bukan sesuatu yang aneh, melainkan terasa tidak sesuai logika—kenapa koin yang sudah jatuh 90% masih dipasang dan dilihat orang.
Lihat betul-betul apa yang terjadi di order book: setelah 13 Juli $47.83, pada 22 Juli dalam satu hari harga dihantam sampai $6.17, dengan volume pergantian (turnover) 146M; kemudian beberapa hari berikutnya volume mengecil sambil turun ke $1.67, lalu pada 25 Juli keluar volume besar 592M dan ditarik ke $3.9. Ini bukan penurunan yang normal—ini adalah distribusi dari posisi tinggi + osilasi akibat pergantian tangan secara brutal di area bawah. Setelah volume besar, transaksi cepat melemah, yang menunjukkan orang yang bersedia menerima (menyerap) koin semakin berkurang; likuiditas yang tersisa “digosok” di zona dingin.
Jadi sekarang bukan pertanyaannya apakah $2.26 itu mahal atau tidak, melainkan: dana sedang melakukan apa. Pilih salah satu dari dua penjelasan ini: pertama, gelombang ini adalah sisa smart money yang memakai Trending—memanfaatkan arus agar bisa melepas (exit) barang; sinyal konfirmasinya pantulan tidak mampu menembus $2.8 dan volume terus mengecil. Kedua, ada pihak yang membeli (mengambil) aset di harga rendah untuk membangun posisi dasar; sinyal konfirmasinya adalah muncul candle bullish lagi berukuran lebih dari 100M di level rendah dan tidak menembus low sebelumnya. Dua-duanya bisa menjelaskan, tapi arahnya sepenuhnya berlawanan. Menurutmu yang mana lebih masuk akal?
Lihat betul-betul apa yang terjadi di order book: setelah 13 Juli $47.83, pada 22 Juli dalam satu hari harga dihantam sampai $6.17, dengan volume pergantian (turnover) 146M; kemudian beberapa hari berikutnya volume mengecil sambil turun ke $1.67, lalu pada 25 Juli keluar volume besar 592M dan ditarik ke $3.9. Ini bukan penurunan yang normal—ini adalah distribusi dari posisi tinggi + osilasi akibat pergantian tangan secara brutal di area bawah. Setelah volume besar, transaksi cepat melemah, yang menunjukkan orang yang bersedia menerima (menyerap) koin semakin berkurang; likuiditas yang tersisa “digosok” di zona dingin.
Jadi sekarang bukan pertanyaannya apakah $2.26 itu mahal atau tidak, melainkan: dana sedang melakukan apa. Pilih salah satu dari dua penjelasan ini: pertama, gelombang ini adalah sisa smart money yang memakai Trending—memanfaatkan arus agar bisa melepas (exit) barang; sinyal konfirmasinya pantulan tidak mampu menembus $2.8 dan volume terus mengecil. Kedua, ada pihak yang membeli (mengambil) aset di harga rendah untuk membangun posisi dasar; sinyal konfirmasinya adalah muncul candle bullish lagi berukuran lebih dari 100M di level rendah dan tidak menembus low sebelumnya. Dua-duanya bisa menjelaskan, tapi arahnya sepenuhnya berlawanan. Menurutmu yang mana lebih masuk akal?