Apakah Intervensi Bersama AS-Jepang Berhasil?
Yen Jepang Menguat Tajam Menyentuh 155,2, Melecut Ke Level Tertinggi dalam Hampir Tiga Bulan; Gelombang Penutupan Posisi Short Memicu Kepanikan Pasar!

Dari kabar yang beredar, otoritas Jepang dan Amerika berencana melakukan intervensi bersama di pasar valuta asing pada akhir Juli. Langkah ini diharapkan menjadi suntikan kepercayaan bagi yen Jepang yang sebelumnya melemah berkepanjangan. Kurs yen terhadap dolar AS pada perdagangan awal Asia hari ini (3) terus menguat. Di tengah sesi, mata uang tersebut sempat melonjak hingga 1%, menyentuh level tertinggi 155,20 yen per 1 dolar AS, sekaligus mencatat rekor tertinggi dalam hampir tiga bulan. Meski kenaikannya kemudian sedikit melandai, masih memicu kewaspadaan tinggi di pasar; para trader saat ini secara ketat memantau apakah otoritas akan kembali turun tangan untuk menopang.
Selain rebound kuat terhadap dolar AS, yen juga menguat terhadap euro dan poundsterling serta mata uang utama lainnya, sehingga kembali memunculkan dugaan bahwa otoritas akan melakukan intervensi di pasar.
Analis strategi valas utama di Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) menilai kondisi hari ini, dengan mengatakan: "Dilihat dari besaran volatilitas dolar AS terhadap yen Jepang dan timing-nya, tidak menutup kemungkinan otoritas Jepang melakukan intervensi lagi. Sebelumnya, posisi short yen di pasar telah terakumulasi secara signifikan. Ketika arah pergerakan berbalik, gelombang penutupan posisi short ini semakin mempercepat dorongan penguatan yen. Saat ini, pelaku pasar sangat waspada terhadap risiko terkait."
Gambar: Koran Bisnis dan Industri