Bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar $62.500 setelah kehilangan level support $63.000.

Meski kondisi makro membaik setelah pembicaraan terbaru AS-Iran, Bitcoin dan Ethereum gagal menarik tekanan beli yang kuat.

Harga minyak dan imbal hasil Treasury bergerak lebih rendah karena pasar merespons positif kemungkinan meredanya ketegangan geopolitik dan meredanya kekhawatiran inflasi.

Namun, pasar kripto tidak mendapat respons yang sama untuk berisiko (risk-on).

Tekanan jual tambahan muncul setelah pergerakan (sweep) terbaru dari dompet yang terkait Coldcard mendorong kerugian yang teramati mendekati $89 juta, menambah tekanan pada pasar yang sejatinya sudah berhati-hati.

Struktur Teknis

Bitcoin tetap berada di dalam rentang kunci dengan harga saat ini bertumpu dekat bagian bawah rentang tersebut.

Level-level kunci yang kami pantau:

Resistance:
$64.000

Bitcoin perlu merebut kembali dan bertahan di atas level ini untuk memulihkan momentum jangka pendek.

Jika terjadi breakout yang berhasil, zona resistance berikutnya akan menjadi sorotan:

$65.700

Support:
$63.000

Level ini kini berbalik fungsi menjadi resistance jangka pendek setelah sebelumnya ditembus.

Support utama:
$61.000

Penolakan lanjutan di bawah $63.000 dapat mendorong Bitcoin menuju area ini.

Pandangan kami:

Pergerakan saat ini lebih tentang kurangnya permintaan meski kondisi makro membaik, bukan semata-mata tentang kerusakan teknis.

Bitcoin sempat memiliki katalis dari meredanya kekhawatiran geopolitik, tetapi para pembeli gagal untuk langsung masuk karena tekanan jual spesifik terhadap pasar membebani harga.

Untuk saat ini, kami memantau apakah Bitcoin bisa merebut kembali $63.000 dan membangun momentum kembali menuju $64.000.

Jika pembeli gagal mengambil kembali kendali, $61.000 tetap menjadi level downside utama yang harus dipertahankan.

Rentang masih tetap utuh sampai Bitcoin mengonfirmasi terjadinya breakout.