Orang Amerika kapan pernah melakukan hal yang tidak menguntungkan?
Kali terakhir AS secara proaktif membantu Jepang menopang yen
atau saat krisis keuangan Asia 1998
saat itu takut bank-bank Jepang kolaps massal
dan menyeret seluruh sistem keuangan Asia hingga hancur, lalu akhirnya terbakar sampai ke AS sendiri
kali ini pada dasarnya sama
bukan menyelamatkan Jepang, tapi menyelamatkan pasar obligasi AS milik mereka
logika intinya sangat sederhana
kalau Jepang menyelamatkan yen, berarti harus membuang obligasi AS yang mereka pegang untuk menukar jadi dolar
pada bulan Mei saja, mereka melepas obligasi AS senilai 66,8 miliar dolar
langsung mendorong imbal hasil obligasi AS
Jepang sekarang masih menyimpan cadangan obligasi AS lebih dari satu triliun dolar
kalau benar-benar dipaksa hingga tidak peduli biaya, mereka bisa saja melempar obligasi itu secara besar-besaran
imbalan obligasi AS bisa langsung melonjak
pemerintah AS saat ini berutang lebih dari 30 triliun dolar surat utang negara
setiap imbal hasil obligasi AS naik 0,1 poin, bunganya tiap tahun bertambah lebih dari 30 miliar dolar
kalau naik 1 poin saja, dalam setahun lebih dari 300 miliar dolar lenyap
keuangan fiskal AS sendiri sudah serba kekurangan—ini mau “mematikan” mereka bukan?
jadi mekanisme FIMA yang diusulkan Bessent itulah sebenarnya jurus pembunuh yang sesungguhnya
namanya terdengar sangat profesional—kalau diterjemahkan ke bahasa sehari-hari artinya
Jepang jangan menjual obligasi AS lagi
kau jadikan obligasi AS itu sebagai jaminan ke bank sentral AS (The Fed), aku pinjamkan dolar untukmu guna menyelamatkan nilai tukar
tunggu kau pulih, kau kembalikan dolar itu termasuk pokok dan bunganya ke aku
baru obligasi AS dikembalikan lagi padamu
kedengarannya bukannya “manusiawi”?
kalau kau cermati lebih dalam seluk-beluknya
Pertama, obligasi AS tidak perlu dijual habis—harganya tetap stabil
imbal hasil tidak naik—tekanan keuangan fiskal AS langsung berkurang
Kedua, dolar itu dipinjamkan oleh The Fed, bukan pemberian gratis
harus ada bunga—nggak bisa “kosong tangan” lalu dapat hasil
Ketiga, setelah ini, bank sentral negara mana pun yang ingin menyelamatkan nilai tukar tidak perlu lagi menjual obligasi AS
semuanya cukup meminjam dolar ke The Fed
artinya likuiditas dolar global benar-benar digenggam sendiri
satu panah tiga sasaran—semuanya menang untuk AS, Jepang paling banter cuma jadi alat bantu