哈哈, saya menemukan indikator lain yang sangat bernilai untuk referensi: BMO untuk membuktikan logika saya dalam menilai siklus!

Saat ini, indikator ini memberi tahu saya: $BTC sudah memasuki zona kontraksi makro, tapi “murah” tidak selalu berarti “paling bawah sudah ada”!

BMO menyatukan MVRV, VWAP, CVDD, dan Sharpe Ratio, sekaligus mengamati valuasi BTC, biaya jangka panjang, serta keuntungan yang sudah disesuaikan dengan risiko.

Pemahaman sederhananya:
Semakin tinggi BMO, semakin menunjukkan ekspansi pasar yang lebih menyeluruh;
Jika BMO turun ke nilai negatif, berarti pendapatan dana dan valuasi sama-sama menyusut.

Menilik sejarah:
Pada 2017, setelah BMO menembus angka 2 lalu mencapai puncak, kemudian turun; BTC selanjutnya masuk ke pasar beruang.
Pada 2021, harga BTC menembus puncak tinggi untuk kedua kalinya, tetapi BMO tidak ikut membuat rekor puncak baru.
Harga masih menciptakan euforia, tetapi momentum makro justru melemah lebih dulu. Divergensi seperti ini lebih patut diwaspadai daripada sekadar melihat harga membuat rekor puncak baru.
Puncak bawah siklus pada 2018 dan 2022 juga terjadi di zona BMO yang sangat negatif.

Namun ada detail di sini: BMO pertama kali menembus di bawah garis 0 tidak berarti BTC langsung mencapai dasar.

Garis 0 lebih seperti batas pemisah antara “ekspansi makro” dan “kontraksi makro”.
Menembus 0 hanya menunjukkan bahwa pasar sudah beralih dari ekspansi berbasis profit menuju penilaian ulang berbasis nilai; dasar yang sesungguhnya biasanya masih perlu proses ketika nilai negatif mulai melandai (tumpul), kepanikan terlepas, dan indikator berbalik arah.

Sedangkan pada grafik saat ini, BTC kira-kira di sekitar $60 ribu dan BMO sekitar -0,9.
Artinya: pasar jelas sudah meninggalkan puncak siklus, tetapi belum bisa menyimpulkan bahwa dasar akhir sudah muncul hanya dari nilai negatif.

Ke depan, saya akan fokus mengamati tiga sinyal:

Harga kembali menurun, tetapi BMO tidak lagi membuat rekor terendah baru;
BMO berhenti turun di zona negatif dan membentuk higher low;
BMO kembali menembus dan bertahan di atas garis 0, menegaskan bahwa ekspansi makro sudah pulih.

Yang paling penting adalah yang pertama: jika harga lebih rendah, tetapi BMO tidak terus memburuk, berarti valuasi masih ditekan, namun momentum jual karena makro sudah mulai habis.

Pada kondisi seperti ini, barulah kita bisa menilai apakah penurunan saat ini adalah penurunan “yang benar-benar jatuh”, atau apakah pasar sedang melakukan jebakan (bull trap) setelah terlihat sudah terbawah—dan sinyal inilah yang biasanya menjadi isyarat pendahulu yang paling bernilai untuk pembalikan siklus.