Menurut CNBC, pejabat Ukraina, eksekutif drone, dan pakar keamanan nasional bersiap menghadapi musim dingin yang sulit karena mereka khawatir serangan Rusia terhadap infrastruktur energi bisa menjadi tantangan tersulit dalam perang tersebut. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berulang kali menekankan perlunya menjaga fasilitas energi dan infrastruktur negara itu agar tetap beroperasi penuh serta terlindungi sebelum musim pemanasan berikutnya, sementara Rusia telah meningkatkan serangan rudal ke kota-kota Ukraina dalam beberapa minggu terakhir. Iryna Terekh, CEO perusahaan pembuat drone asal Ukraina, Fire Point, mengatakan Ukraina harus realistis terhadap ancaman tersebut mengingat kekurangan sistem pertahanan udara, dan upayanya untuk membangun teknologi anti-rudal dalam beberapa tahun tidak dapat diselesaikan tepat waktu untuk menghadapi musim dingin. Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam wawancara telepon dengan Financial Times pada 30 Juli bahwa ia belum memutuskan apakah akan mengizinkan Ukraina memproduksi rudal pencegat Patriot permukaan-ke-udara, dan Zelenskyy mengatakan rudal pertahanan udara tetap menjadi prioritas utama.
