Apa Itu Yield Farming dalam Keuangan Terdesentralisasi (DeFi)?
Poin Penting
Yield farming melibatkan lending atau staking cryptocurrency dalam protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) untuk menghasilkan imbal hasil, sering kali dalam bentuk bunga atau token tata kelola.
Mekanisme inti biasanya melibatkan pengguna (penyedia likuiditas) menyetor aset ke dalam smart contract untuk memfasilitasi trading, lending, atau borrowing.
Meskipun yield farming awalnya berfokus pada pool likuiditas sederhana, strategi yang lebih baru mencakup liquid staking, restaking, dan likuiditas terkonsetrasi.
Yield farming memiliki risiko yang signifikan, termasuk impermanent loss, kerentanan smart contract, dan depegging aset.