Pemerintah Rusia akan melarang penambangan mata uang kripto di Moskow mulai 15 Agustus 2026. Pemblokiran tersebut, yang dilegalisasi melalui Keputusan Pemerintah No. 936, akan tetap berlaku tanpa henti hingga 31 Desember 2032, dengan tujuan melindungi infrastruktur kelistrikan negara dari kekurangan energi yang kritis.

Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin, menandatangani amandemen ketat yang memperluas pembatasan teritorial terhadap aktivitas penambangan digital. Langkah ini tidak hanya melarang pemrosesan blok dalam skala besar, tetapi juga melarang partisipasi dalam mining pool di wilayah yang terkena dampak:

📍Kota Moskow (Ibu Kota)

📍Oblast Moskow

📍Oblast Kursk (9 Distrik Kota dan Kota Lgov)

Dasar teknis di balik veto ini adalah konsumsi listrik yang tinggi di wilayah tersebut, di mana permintaan dari penambangan mata uang kripto melampaui satu gigawatt (1 GW) daya. Kementerian Energi memperingatkan bahwa mempertahankan 65 pusat data di zona tersebut (yang total kapasitas gabungannya 734 MW) menciptakan risiko mendesak terjadinya pemadaman massal dan kekurangan pasokan bagi masyarakat serta industri tradisional.

Singkatnya, gerakan ini mengungkap kontradiksi dalam strategi ekonomi Rusia. Karena negara tersebut secara agresif mendorong penggunaan aset kripto untuk menghindari sanksi keuangan dari Barat dan menerapkan pembayaran lintas negara dalam perdagangan internasional.

$BLESS $BANK $BTR

BLESSBSC
BLESSUSDT
0.00757
-0.14%

#NoticiasMundo #Binance #criptonews #Write2Earn #newscrypto