Tiga trader wanita, tiga strategi sekaligus—ternyata semuanya bisa meraih keuntungan hingga ratusan juta bahkan jutaan. Cara menggunakan strategi sederhana seperti ini benar-benar luar biasa.

Nyonya Victoria, dia hanya suka menggunakan garis tren untuk trading. Dalam waktu dekat, hanya dengan menggunakan garis tren untuk 14 kali transaksi, dia sudah bisa meraih keuntungan lebih dari 2 juta yuan. Tingkat keberhasilannya sangat tinggi. Ini juga membantunya menarik hampir 500 ribu pengikut. Dia menjelaskan secara rinci strategi garis trennya, dan dalam beberapa hari saja, ditonton oleh 1,8 juta orang.

Dia menganggap garis tren adalah alat trading yang paling sederhana dan praktis. Cukup gunakan garis aksi dan garis pengaman; dua garis ini saja sudah bisa digunakan untuk entry, exit, serta memindahkan stop loss. Ini sangat berguna untuk instrumen dengan nilai pasar besar yang memiliki tren kuat dan pola pergerakan yang teratur.

Aturannya sangat sederhana: pertama, gambar garis tren aksi pada weekly, daily, dan 4 jam dari atas ke bawah, untuk memastikan arah tren utama. Setelah itu, pada chart 4 jam, gambar garis keamanan untuk merencanakan entry dan exit.

Kita mulai dengan membuka chart weekly, lalu pilih alat “ray” dari TradingView untuk menggambar garis tren naik. Di layar, temukan titik terendah yang terlihat—jadikan sebagai titik A—lalu ambil low yang lebih tinggi sebagai titik B. Low ini adalah low terbaru yang belum menembus garis tren.

Lalu pindah ke chart daily, sesuaikan dan gambar garis aksi yang lebih miring/lebih curam, ubah posisi garis agar penanda lebih akurat, dan tangkap sebanyak mungkin pergerakan harga.

Ambil titik B yang sebelumnya sebagai titik A yang baru, lalu terus cari low berikutnya yang paling dekat sebagai titik B yang baru. Terakhir, pindah ke chart 4 jam dan ulangi proses menggambar ini; hasilnya akan membentuk pola kipas (funnel/fan) dari garis tren.

Setelah menggambar garis aksi, kita bisa masuk ke strategi. Strategi terbagi menjadi dua: strategi rebound dan strategi breakdown.

Strategi rebound beranggapan bahwa harga akan mendapatkan dukungan atau hambatan di garis tren. Prakiraan subjektifnya adalah tren akan terus berlanjut. Pada satu garis tren yang sama, garis aksi menjadi entry line, sekaligus garis keamanan untuk manajemen risiko.

Ada tiga syarat entry untuk posisi long. Pertama, tren besar pada weekly dan daily harus mengarah ke atas. Kedua, sebelum entry, garis tren harus memiliki 2 sampai 3 titik sentuh yang jelas. Ketiga, minimal harus ada waktu satu minggu antara titik sentuh pertama dan titik entry yang direncanakan. Jika memenuhi syarat, Anda bisa masuk ketika harga menyentuh garis tren.

Di sini, garis tren itu sendiri juga berfungsi sebagai garis stop loss. Jika harga close menembus turun garis tren, maka harus segera tutup posisi (close), karena ini menunjukkan bahwa tren sedang bergerak turun.

Posisi stop loss tidak boleh berimpit dengan titik entry; harus ada ruang yang cukup agar stop loss tidak tersapu oleh fluktuasi normal. Risiko tiap transaksi, usahakan dikendalikan di kisaran 1% sampai 2% dari dana akun.

Jika harga melakukan rebound sesuai rencana, setelah di tengah terbentuk titik gelombang efektif yang baru, Anda bisa menyesuaikan garis tren untuk memindahkan stop loss. Untuk take profit, bisa memilih take profit tetap, atau mengambil saat terjadi breakdown di area resistensi kunci.

Strategi breakdown pertama: garis aksi harus berupa garis tren turun. Kedua, sebelum entry, harus ada 2 sampai 3 titik sentuh yang jelas. Ketiga, minimal harus ada waktu satu minggu antara titik sentuh pertama dan titik entry yang direncanakan. Jika memenuhi syarat, Anda bisa masuk ketika harga menembus garis aksi, dan ketika sudah ada garis keamanan yang jelas untuk melindungi transaksi.

Di sini, garis keamanan adalah sisi lain dari garis tren naik yang baru. Jarak antara garis aksi dan garis keamanan adalah besar level stop loss untuk setiap transaksi. Perhatikan bahwa breakout harus terjadi di dekat posisi garis keamanan agar risikonya kecil; jika jaraknya terlalu jauh, batalkan transaksi.

Garis keamanan berfungsi sebagai garis stop loss. Ketika struktur harga baru terbentuk, stop loss harus dipindahkan secara manual agar risiko tetap terkontrol. Ketika harga kembali dan close melampaui garis keamanan, transaksi menjadi tidak valid dan harus segera menutup posisi (close).

Seluruh strategi ini hanya berdasarkan dua garis, sehingga meminimalkan semaksimal mungkin satu kondisi paling mudah menyebabkan kerugian dalam trading: trading yang tidak jelas/ambigu.

Marci Silfrain, runner-up pada World Futures Trading Championship 2025.

Yang dia gambarkan ini adalah pola Little RZY. Pola ini bisa secara presisi membuktikan gelembung internet tahun 2000, krisis keuangan 2008, kejatuhan akibat COVID-19 di 2020, serta penurunan tajam pada April 2025—setiap kali Anda bisa menangkap pergerakan terbesar, dan jaraknya sangat dekat dengan dasar.

Versi short paling mudah dipahami: mari kita lihat versi short terlebih dahulu. Langkah pertama: tunggu penurunan yang sudah dimulai lalu ada rebound—jangan masuk saat penurunan baru mulai. Tunggu harga turun dulu selama beberapa saat, lalu muncul rebound. Setelah pasar sendiri memberi puncak rebound yang jelas, jadikan itu sebagai titik acuan.

Langkah kedua: gambar satu garis tren, mulai dari puncak tertinggi saat penurunan dimulai, lalu tarik garis miring ke bawah mengikuti puncak-puncak saat rebound. Inilah garis tren bearish untuk bagian penurunan ini.

Langkah ketiga: ukur jarak antara volume dan harga (body). Temukan low terendah dari candle dalam satu gelombang ini. Dari low candle tersebut, ukur secara vertikal ke atas sampai ke garis tren. Perhatikan: posisinya harus garis tren yang tepat berpadanan secara vertikal dengan candle yang sama. Jarak harga ini adalah panjang body RZY.

Langkah keempat: salin panjang badan (body) ke bawah, tepat di bawah titik terbawah. Target penurunan berikutnya adalah menyalin jarak harga yang sama dari titik terendah ini ke bawah lagi. Artinya, jika panjang body RZY adalah 20 dolar dan titik terendahnya 100, maka target penurunan berikutnya adalah 80. Seluruh pola ini hanya terdiri dari empat langkah.

Dalam penerapan nyata, Marci juga menumpuk sepasang Bollinger Bands dengan standar deviasi dua kali pada chart, menggunakan nilai default. Dia menyebut mid band Bollinger sebagai “realitas”; ketika harga menembus di atas upper band, itu berarti sudah keluar dari realitas—pada akhirnya akan kembali. Jika harga turun menembus di bawah lower band, juga berarti sudah keluar dari realitas—pada akhirnya akan memantul.

Yang paling dia sukai adalah pola seperti ini: di dalam tren turun, RZY pertama atau kedua muncul di dekat mid band atau upper band pada Bollinger Bands. Posisi seperti ini tingkat keberhasilannya paling tinggi.

Memasuki langkah keempat dan kelima, pasar sudah kelelahan, dan pada dasarnya sudah ditembak hingga berada di luar lower band Bollinger. Pada fase ini, justru perlu waspada terhadap sinyal rebound—RZY berikutnya kemungkinan besar akan membentuk tren ke arah sebaliknya.

Aturan entry untuk stop loss dan take profit juga sangat jelas. Setelah gelombang pertama penurunan selesai, tunggu rebound. Saat rebound mendekati garis tren, trading percobaan untuk short (uji coba) juga boleh; lalu tunggu harga close menembus turun melewati mid band Bollinger, barulah entry lebih aman.

Tetapkan level stop loss di atas garis tren atau di atas high terdekat. Sebaiknya jangan menempel tepat di puncak tertinggi; sisakan sedikit ruang. Banyak kali harga akan mengetes puncak tertinggi dulu sebelum berbalik arah. Pastikan menunggu penutupan candle: jika benar-benar menembus puncak tertinggi, barulah stop loss keluar.

Take profit adalah target berdasarkan panjang body RZY yang sudah dihitung. Aturannya: besar stop loss harus lebih kecil atau sama dengan besar take profit; rasio untung-rugi tidak boleh terbalik. Sinyal ketidakberlakuan tren adalah ketika candle close menembus garis tren ke atas; pada saat itu, segera akui salah dan keluar.

Untuk posisi buy (long), aturannya adalah membalik semua langkah di atas. Tunggu setelah kenaikan mulai lalu terjadi pullback, gambar satu garis tren yang mengarah ke atas mengikuti titik terendah dari pullback. Temukan candle pada puncak tertinggi, lalu ukur secara vertikal dari puncak tertinggi ke garis tren. Pindahkan jarak dari puncak tertinggi ke atas lagi—itulah target kenaikan untuk tahap berikutnya.

Metode ini pada dasarnya adalah Fibonacci retracement dan extension. Keuntungan terbesar dari pola ini adalah memberi Anda target level yang jelas, sehingga Anda bisa melihat keuntungan yang bisa ditangkap.

Ibu rumah tangga yang mengemplang pajak sebesar 400 juta yen, bernama Ike (池边雪子)——pada masa itu di Jepang, wanita sangat jarang bisa menghasilkan uang di bidang investasi. Setiap tahun, dia bisa memperoleh jumlah keuntungan yang mencapai ratusan juta dari trading valas dengan stabil.

Strategi trading yang paling dipuji orang adalah strategi diskret indikator RSI (Relative Strength Index). Strategi ini memakai dua indikator RSI: RSI pertama dengan periode 13, dan RSI kedua dengan periode 42; warna mengikuti pengaturan saya.

Lalu klik tiga titik di sebelah judul indikator, pilih “move to existing pane above/ pindahkan ke panel yang sudah ada di atas”, supaya kedua indikator digabung menjadi satu, sehingga mudah untuk melihat selisihnya.

Aturan untuk posisi buy (long) adalah: pertama, kedua RSI harus sama-sama berada dalam tren turun. Setelah itu, tunggu nilai RSI biru lebih rendah sekitar 20 dibanding nilai RSI merah, barulah Anda bisa masuk long.

Sebaliknya, aturan untuk pihak short adalah: kedua RSI harus berada dalam tren naik. Lalu tunggu selisih nilai indikator mencapai sekitar 20, dan barulah Anda bisa masuk dengan posisi short.

Setelah melakukan backtest berulang, ditemukan bahwa strategi ini paling cocok digunakan pada timeframe 5 menit dan 15 menit. Ditambah dengan strategi smart money, hasilnya jauh lebih baik.

Jika digunakan pada timeframe 4 jam dan daily (timeframe besar), selisih RSI bisa diperkecil menjadi sekitar 16 sampai 18; kalau tidak, frekuensi munculnya sinyal trading akan sangat rendah.

Untuk stop loss, dia berpendapat bahwa seringnya stop loss justru sering membuat Anda kehilangan kesempatan menghasilkan uang. Besar stop loss harus cukup besar agar ada ruang toleransi yang memadai. Bahkan jika pergerakan pasar berlawanan dengan ekspektasi, Anda tetap harus sabar menunggu pasar kembali ke arah yang sesuai perkiraan.

Kecukupan margin adalah dasar dari konsep ini. Jika leverage besar, modal harus kecil, dan semuanya harus sesuai dengan aturan trading Anda sendiri.

Baik, ini acara hiburan—tidak ada nasihat investasi apa pun. Cek apakah Anda sudah mengklik tombol subscribe agar tidak ketinggalan strategi trading yang lebih menguntungkan. Selamat pagi, selamat siang, selamat malam—sampai jumpa.