Mengapa Buffett membeli Google?
Reporter CNBC terus bertanya berkali-kali, tetapi Buffett tidak menjawab secara langsung. Ia hanya berkata:
“Bukan berarti saya begitu menyukainya. Berkshire masih punya setidaknya empat atau lima bisnis lain yang lebih saya sukai.”
Sepanjang proses wawancara, Buffett seolah seperti teka-teki. Namun jika kita sambungkan bagian-bagian berikutnya, kita akan melihat bahwa ia menjawab urutan untuk menilai sebuah bisnis:
1. Apakah yang dihasilkan benar-benar uang tunai?
2. Setiap kali berinvestasi satu dolar, seberapa tinggi imbal hasil modal yang diperoleh?
3. Keuntungan yang didapat, apakah masih bisa diinvestasikan lagi secara efisien?
4. Seberapa lama keunggulan kompetitif dapat bertahan?
5. Jika skenario terburuk terjadi, apakah kita sanggup menanggungnya?
Yang paling patut diperhatikan di antaranya adalah investasi di kecerdasan buatan.
Google dan para pesaingnya menggelontorkan ribuan miliar dolar. Bisnis lama yang menghasilkan uang tidak berarti bahwa investasi baru masih bisa mempertahankan imbal hasil yang sama.
Pertanyaan yang lebih penting daripada “seberapa panas kecerdasan buatan” adalah: uang itu akhirnya berubah menjadi berapa banyak keuntungan?
Dibanding sekadar memberikan alasan untuk membeli Google, Buffett memilih untuk mengajari kita lebih banyak.
$GOOGL #金价站上4000美元
Reporter CNBC terus bertanya berkali-kali, tetapi Buffett tidak menjawab secara langsung. Ia hanya berkata:
“Bukan berarti saya begitu menyukainya. Berkshire masih punya setidaknya empat atau lima bisnis lain yang lebih saya sukai.”
Sepanjang proses wawancara, Buffett seolah seperti teka-teki. Namun jika kita sambungkan bagian-bagian berikutnya, kita akan melihat bahwa ia menjawab urutan untuk menilai sebuah bisnis:
1. Apakah yang dihasilkan benar-benar uang tunai?
2. Setiap kali berinvestasi satu dolar, seberapa tinggi imbal hasil modal yang diperoleh?
3. Keuntungan yang didapat, apakah masih bisa diinvestasikan lagi secara efisien?
4. Seberapa lama keunggulan kompetitif dapat bertahan?
5. Jika skenario terburuk terjadi, apakah kita sanggup menanggungnya?
Yang paling patut diperhatikan di antaranya adalah investasi di kecerdasan buatan.
Google dan para pesaingnya menggelontorkan ribuan miliar dolar. Bisnis lama yang menghasilkan uang tidak berarti bahwa investasi baru masih bisa mempertahankan imbal hasil yang sama.
Pertanyaan yang lebih penting daripada “seberapa panas kecerdasan buatan” adalah: uang itu akhirnya berubah menjadi berapa banyak keuntungan?
Dibanding sekadar memberikan alasan untuk membeli Google, Buffett memilih untuk mengajari kita lebih banyak.
$GOOGL #金价站上4000美元
