#baby $BABY Babylon bertumpu pada TBV tanpa rasio kepercayaan untuk brankas Bitcoin asli (BTC), memungkinkan staking native BTC tanpa perlu lintas chain atau kustodian pihak ketiga. Pengguna selalu mengendalikan kunci privat; dapat menyediakan jaminan yang aman untuk rantai PoS publik di luar jaringan kami. Node yang berbuat jahat akan dikenai penyitaan otomatis atas asetnya melalui mekanisme di chain. Berbeda dengan solusi tradisional seperti pengemasan WBTC (WBTC) dan kustodian terpusat. Arsitektur tiga lapisnya menyeimbangkan keamanan dan dukungan multi-chain. Token BABY sebagai infrastruktur dasar ekosistem memiliki nilai ganda: menanggung biaya transaksi, tata kelola, serta staking keamanan; ekosistem dan pinjaman (lending), serta penerapan derivatif menentukan ruang nilai jangka panjang.
Dalam tataran praktik, terdapat kontradiksi yang nyata: pengguna, untuk menghindari risiko likuidasi besar sekaligus, terbiasa membagi posisi menjadi beberapa Vault kecil. Namun, setiap brankas perlu menghasilkan sendiri seluruh perangkat verifikasi, sehingga tidak bisa direuse, yang secara signifikan meningkatkan biaya operasional protokol. Jika protokol menaikkan ambang batas per single vault untuk menurunkan biaya, itu akan memaksa pengguna menggabungkan posisi, sehingga memperparah kerugian akibat likuidasi. Karena itu, trader perlu terus memantau empat data: waktu pembuatan posisi (building/harvesting), biaya berdasarkan tingkat (tiered fee), batas pemecahan posisi (position split limit), dan kerugian akibat likuidasi. Secara keseluruhan, proyek ini menginovasi cara pelepasan likuiditas untuk BTCFi, namun biaya berbasis tipe vault dan konflik mendasar dengan manajemen risiko (risk control) masih menjadi hambatan utama dalam implementasi.@BabylonLabs_io