#BitcoinMiningDifficultyFalls14%FromYearHigh
Penambang Bitcoin Diam-Diam Mengabaikan Bitcoin dan Justru Menyewa Server untuk Perusahaan AI 🖥️👻

Kesulitan penambangan Bitcoin baru saja turun di bawah level setahun sebelumnya untuk kali kedua dalam seluruh sejarah jaringan. Pertama kali terjadi pada 2021, saat China melarang penambangan sepenuhnya dan mematikan setengah jaringan dalam semalam. Kali ini tidak ada yang melarang apa pun. Mesin-mesin itu hanya pergi secara sukarela. 📊

Saat ini kesulitan berada di 126,23 triliun, 14% di bawah puncak tahun ini dan 19% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa November. Harga Bitcoin yang turun menjelaskan sebagian. Bagian yang lebih menarik tidak. 🧠

Inilah plot twist sebenarnya 🎭

Para penambang tidak sekadar mematikan rig yang sudah bangkrut. Mereka secara fisik merenovasi bangunan yang sama, kontrak listrik yang sama, sistem pendingin yang sama, lalu mengarahkannya ke komputasi AI. Infrastruktur persis yang dibangun untuk menambang Bitcoin kini dipakai ulang untuk menyewa waktu GPU kepada perusahaan-perusahaan yang baru saja kita saksikan saling berebut kesepakatan sewa komputasi bernilai puluhan miliar. Gudang yang sama. Penyewa yang berbeda. 😂

Angka yang membuat semuanya nyata 💎

Hashprice—yaitu pendapatan nyata penambang per unit daya komputasi—berada sekitar $28 hingga $32 per petahash per hari, sementara pasar forward hampir menghargai nol pemulihan hingga akhir tahun. Ketika proyeksi pendapatan datar dan seseorang menawarkan kontrak Anthropic kepada Anda, matematika tinggal mengikuti. 🎯

Kesimpulan yang jujur 💡

Ini bukan berarti para penambang menyerah. Ini adalah para penambang yang melakukan rotasi modal yang sama seperti yang sudah kita dokumentasikan sepanjang bulan ini: keluar dari infrastruktur Bitcoin, langsung masuk ke perebutan lahan komputasi AI, menggunakan gedung-gedung yang sudah mereka miliki. 🚀

$BTC $ETH