Paman saya menyimpan tumpukan uang tunai di dalam amplop yang ditempel di bagian dalam lemari dapur. 😐
Bukan di bank, bukan diinvestasikan, cuma... dibiarkan begitu saja🥲.
Saat saya tanya kenapa, dia bilang bank bisa membekukan sesuatu, uang tunai tidak ❄.
Masuk akal, tapi uang tunai juga cuma diam di sana—kehilangan nilai tiap tahun sementara uang orang lain melakukan sesuatu😒.
Itu pada dasarnya ketegangan yang juga pernah dialami para pemegang Bitcoin dengan stablecoin😔..
Kebanyakan stablecoin didukung oleh fiat yang ditaruh dengan kustodian, atau oleh kripto lain seperti ETH — tapi hampir tidak pernah oleh Bitcoin asli, karena belum ada cara yang trustless untuk memakai native BTC sebagai jaminan tanpa membungkusnya dulu.
Trustless Bitcoin Vaults (TBV) membuka jalan itu.
Anda mengunci native BTC ke dalam sebuah brankas, dan stablecoin dicetak langsung terhadapnya—tanpa token terbungkus sintetis yang jadi pengganti untuk Bitcoin asli Anda.
Bayar atau tebus nanti dan BTC akan kembali ke Anda, dengan pengaturan self-custody yang sama seperti sisi pinjaman TBV—hanya ditujukan untuk penerbitan stablecoin, bukan pinjaman💯.
Idenya sama seperti “trik lemari” punya paman saya, hanya saja BTC Anda tidak perlu cuma duduk untuk tetap aman.
BTC bisa jadi jaminan untuk sesuatu yang bisa dipakai, sekaligus tetap sepenuhnya milik Anda, bisa diverifikasi di on-chain, bukan berdasarkan kata orang.
Sepertinya saya akan beri tahu dia bahwa trik uangnya di dalam lemari itu sekarang punya sepupu on-chain yang jauh lebih baik😁.
@BabylonLabs_io
Versi Anda dari “uang di dalam lemari” yang mana?
💵 Tumpukan uang tunai beneran
₿ BTC yang cuma nganggur
🏦 Ketidakpercayaan pada bank/kustodian
🧪 Tidak ada, sudah dipakai bekerja
#baby
$BABY
Bukan di bank, bukan diinvestasikan, cuma... dibiarkan begitu saja🥲.
Saat saya tanya kenapa, dia bilang bank bisa membekukan sesuatu, uang tunai tidak ❄.
Masuk akal, tapi uang tunai juga cuma diam di sana—kehilangan nilai tiap tahun sementara uang orang lain melakukan sesuatu😒.
Itu pada dasarnya ketegangan yang juga pernah dialami para pemegang Bitcoin dengan stablecoin😔..
Kebanyakan stablecoin didukung oleh fiat yang ditaruh dengan kustodian, atau oleh kripto lain seperti ETH — tapi hampir tidak pernah oleh Bitcoin asli, karena belum ada cara yang trustless untuk memakai native BTC sebagai jaminan tanpa membungkusnya dulu.
Trustless Bitcoin Vaults (TBV) membuka jalan itu.
Anda mengunci native BTC ke dalam sebuah brankas, dan stablecoin dicetak langsung terhadapnya—tanpa token terbungkus sintetis yang jadi pengganti untuk Bitcoin asli Anda.
Bayar atau tebus nanti dan BTC akan kembali ke Anda, dengan pengaturan self-custody yang sama seperti sisi pinjaman TBV—hanya ditujukan untuk penerbitan stablecoin, bukan pinjaman💯.
Idenya sama seperti “trik lemari” punya paman saya, hanya saja BTC Anda tidak perlu cuma duduk untuk tetap aman.
BTC bisa jadi jaminan untuk sesuatu yang bisa dipakai, sekaligus tetap sepenuhnya milik Anda, bisa diverifikasi di on-chain, bukan berdasarkan kata orang.
Sepertinya saya akan beri tahu dia bahwa trik uangnya di dalam lemari itu sekarang punya sepupu on-chain yang jauh lebih baik😁.
@BabylonLabs_io
Versi Anda dari “uang di dalam lemari” yang mana?
💵 Tumpukan uang tunai beneran
₿ BTC yang cuma nganggur
🏦 Ketidakpercayaan pada bank/kustodian
🧪 Tidak ada, sudah dipakai bekerja
#baby
$BABY