Harga XRP naik sekitar 1,8% hari ini, yang bisa menjadi pertanda positif bagi para pemegang XRP karena kebanyakan kripto besar lainnya baik turun sedikit atau tidak bergerak banyak akhir pekan ini. Ini hanya pergerakan harga yang lambat.

Kami baru saja menerbitkan artikel prediksi harga XRP mingguan kami, tetapi dalam bagian ini, saya ingin menyebutkan sesuatu yang baru saja diposting oleh kripto veteran MikybullCrypto tentang XRP. Analisisnya mengarah pada sebuah pengaturan yang terlihat sangat mirip dengan pola yang mendahului reli besar terakhir.

MikybullCrypto memposting pesan yang sederhana namun berani:

“Loading run reversal bullish XRP. Sebelum run terakhir, aku berteriak agar kamu beli dengan diskon gila-gilaan. Kesempatan itu muncul lagi.”

Grafik yang ia bagikan menunjukkan alasan dia menganggap ini sebagai pengulangan sejarah. Descending wedge saat ini di chart mingguan XRP sangat mirip dengan ascending triangle yang mendahului breakout 2024 dari $0,65 ke $2,60+.

Grafik XRP: Segitiga Naik Multi-Tahun yang Tembus

Dari 2022 hingga 2024, harga XRP menghabiskan hampir tiga tahun untuk konsolidasi dalam ascending triangle klasik. Resistance datar berada di sekitar $0,65, sementara garis support yang meningkat—berupa higher lows—mendorong harga ke rentang yang semakin menyempit. Ini adalah pola akumulasi yang sudah terkenal: para penjual mempertahankan plafon tetap, sementara para pembeli menjadi semakin agresif secara bertahap.

Sumber: X/@MikybullCrypto

Pola itu akhirnya terpecahkan dengan breakout tajam pada akhir 2024, ketika XRP gap dari sekitar $0,65 langsung naik menuju $2,60+ dalam satu candle mingguan yang dramatis.

Setelah tembusnya pola tersebut, XRP melonjak tajam, mencapai puncak di dekat $3,90 — sekitar 6x dari titik breakout segitiga.

Setup Harga XRP Saat Ini: Descending Wedge

Sejak puncak itu, harga XRP telah membentuk descending wedge. Pola ini memiliki higher highs dan higher lows yang lebih rendah, namun dengan dua trendline yang menyempit—bukan berjalan sejajar.

Descending wedges biasanya dianggap sebagai pola reversal bullish, terutama setelah reli kuat sebelumnya. Logikanya adalah tekanan jual yang secara bertahap melemah—setiap low baru bergerak lebih kecil dibanding yang sebelumnya—meskipun harga terus turun. Ini sering menyiapkan reversal tajam ketika wedge akhirnya resolves ke arah atas.

Perbandingan dengan segitiga sebelumnya cukup menarik. Secara struktural, descending wedge ini menempati peran yang mirip dengan ascending triangle 2022–2024. Keduanya adalah pola konsolidasi dan pembentukan dasar multi-tahun setelah pergerakan sebelumnya. Keduanya menampilkan trendline yang menyatu. Keduanya berada tepat pada level di mana breakout akan menjadi pergeseran struktural besar.

Hampir pasti itu “setup yang sama” yang dimaksud trader—bukan bentuk yang identik, tapi fungsi yang identik: fase kompresi panjang yang berujung pada kemungkinan breakout.

RSI melonjak hingga hampir 90 selama breakout 2024 — pembacaan overbought yang ekstrem, konsisten dengan pergerakan parabolis yang menyusul. Sejak saat itu, RSI berada dalam tren turun yang stabil; belakangan ini sempat menyentuh level low-30an (mendekati area oversold) sebelum sedikit naik.

RSI yang terus menurun selama penurunan harga, kini menunjukkan tanda-tanda awal mulai berbelok ke atas, adalah divergensi momentum klasik yang perlu diperhatikan. Jika harga membuat low yang mirip atau lebih tinggi sementara RSI bergerak lebih tinggi, itu secara teknis akan mendukung tesis reversal.

Harga saat ini sedang berada tepat di sekitar $1,0586, sangat dekat dengan batas bawah wedge dan sedikit di atas level psikologis $1,00. Ini benar-benar area penentuan keputusan. Jika harga menembus support wedge, skenario bullish akan menjadi tidak valid; sementara pantulan dan reclaim terhadap upper wedge trendline (saat ini sekitar $1,30–$1,40 sesuai kemiringannya) akan menjadi sinyal konfirmasi pertama.

Baca juga: $10.000 dalam XRP Hari Ini — Ini yang Mungkin Bisa Bernilai Hingga Tahun 2030

Prediksi Harga XRP Jangka Menengah

Pola descending wedge menunjukkan bahwa harga XRP sedang mendekati titik keputusan yang kritis. Jika pola tersebut berakhir ke arah atas, target pertama adalah upper trendline di sekitar $1,30–$1,40. Tembus di atas level itu akan membuka peluang ke $1,80–$2,00, yaitu zona resistance utama berikutnya dari reli 2024.

Jika skenario bullish ini benar-benar terjadi, XRP bisa menargetkan $3,00–$3,50 dalam jangka menengah, yang berarti kembali ke puncak tertinggi 2024–2025. Itu adalah “setup yang sama” yang dimaksud analis.

Namun, polanya belum terkonfirmasi sampai harga benar-benar menembus dan menutup di atas upper trendline dengan penuh keyakinan. Pola itu sendiri tidak menjamin hasilnya. XRP bisa saja dengan mudah menembus support bawah dan melanjutkan tren turun.

Untuk saat ini, saya memantau support $1,00 dan resistance $1,30–$1,40. Tembus di atas $1,30 akan menjadi konfirmasi pertama bahwa descending wedge sedang berakhir ke arah atas. Tembus di bawah $1,00 akan menghapus sepenuhnya skenario bullish tersebut.

Berlangganan kanal YouTube kami untuk pembaruan kripto harian, wawasan pasar, dan analisis dari para ahli.

Artikel “Post XRP Price Shows the Same Setup That Preceded Its Last Massive Rally!” pertama kali muncul di CaptainAltcoin.