Musim dingin lalu saya ditabrak dari belakang di jalan masuk (on-ramp) dan pada sore itu juga saya memberikan laporan singkat kepada perusahaan asuransi saya. Dua minggu kemudian seorang penilai (adjuster) menelepon untuk meminta pernyataan yang terekam dan membuat saya mengulanginya lebih pelan, kembali lagi ke detail seperti posisi tangan saya. Versi saya tetap konsisten karena memang benar.
Seorang rekan kerja yang menggelembungkan klaimnya di jalan yang sama tidak seberuntung itu. Waktunya bergeser cukup besar pada pengulangan kedua sehingga penilai tersebut menangkap ketidaksesuaian itu.
Akuntabilitas yang optimistis dalam kripto punya masalah yang sama: semuanya bergantung pada ada pihak yang menangkap inti persoalan sebelum masa tantangan (challenge window) ditutup.
Babylon melewati pengawas; penyedia finalitasnya justru menuduh diri sendiri lewat perhitungan (matematika). Setiap penyedia melakukan publikkan keacakan melalui manajer EOTS untuk setiap tinggi blok (block height) mendatang yang berniat untuk mereka pilih (vote).
Melakukan voting pada dua blok dengan ketinggian yang sama dan menggunakan kembali keacakan itu tak terhindarkan. Dua tanda tangan (signatures) tersebut digabungkan untuk mengekstrak kunci privat penyedia, sebuah sifat dari skema tanda tangan. Siapa pun bisa mengirimkan transaksi slashing; kekuatan voting jatuh ke nol, dan tombstoning bersifat permanen.
Koreksi diri: permanen itulah yang membuatnya jadi tidak nyaman. Protokol bersikap longgar terhadap ketidakhadiran (downtime) yang jujur; penyedia yang offline tidak dihukum karena menjadi diam, tetapi tidak berlaku sama untuk equivocation yang tidak disengaja.
EOTS tidak bisa membedakan double-sign yang disengaja dari yang jujur, akibat botched failover atau bug perangkat lunak. Keduanya menghasilkan dua tanda tangan yang saling bertentangan yang sama, dan keduanya akan ditombstone secara permanen, tanpa upaya banding.
Penilai saya bisa saja mengajukan pertanyaan lanjutan dan menimbang niat; matematika ini hanya melihat tabrakan (collision) tersebut. Penyedia staking bahkan sudah menjual perangkat anti-slashing untuk menutup celah itu, bukan sekadar percaya protokol akan memaafkannya.
Babylon menghapus kepercayaan dari satu mode kegagalan: equivocation yang disengaja, bukan setiap cara penyedia bisa gagal. $BABY seharusnya dinilai berdasarkan mode kegagalan mana yang benar-benar menghapus kebutuhan akan kepercayaan dari suatu mekanisme, bukan hanya klaim bahwa slashing membuatnya menjadi trustless.
#baby #BTCStaking #bitcoin @BabylonLabs_io $IDOL $BTW
Seorang rekan kerja yang menggelembungkan klaimnya di jalan yang sama tidak seberuntung itu. Waktunya bergeser cukup besar pada pengulangan kedua sehingga penilai tersebut menangkap ketidaksesuaian itu.
Akuntabilitas yang optimistis dalam kripto punya masalah yang sama: semuanya bergantung pada ada pihak yang menangkap inti persoalan sebelum masa tantangan (challenge window) ditutup.
Babylon melewati pengawas; penyedia finalitasnya justru menuduh diri sendiri lewat perhitungan (matematika). Setiap penyedia melakukan publikkan keacakan melalui manajer EOTS untuk setiap tinggi blok (block height) mendatang yang berniat untuk mereka pilih (vote).
Melakukan voting pada dua blok dengan ketinggian yang sama dan menggunakan kembali keacakan itu tak terhindarkan. Dua tanda tangan (signatures) tersebut digabungkan untuk mengekstrak kunci privat penyedia, sebuah sifat dari skema tanda tangan. Siapa pun bisa mengirimkan transaksi slashing; kekuatan voting jatuh ke nol, dan tombstoning bersifat permanen.
Koreksi diri: permanen itulah yang membuatnya jadi tidak nyaman. Protokol bersikap longgar terhadap ketidakhadiran (downtime) yang jujur; penyedia yang offline tidak dihukum karena menjadi diam, tetapi tidak berlaku sama untuk equivocation yang tidak disengaja.
EOTS tidak bisa membedakan double-sign yang disengaja dari yang jujur, akibat botched failover atau bug perangkat lunak. Keduanya menghasilkan dua tanda tangan yang saling bertentangan yang sama, dan keduanya akan ditombstone secara permanen, tanpa upaya banding.
Penilai saya bisa saja mengajukan pertanyaan lanjutan dan menimbang niat; matematika ini hanya melihat tabrakan (collision) tersebut. Penyedia staking bahkan sudah menjual perangkat anti-slashing untuk menutup celah itu, bukan sekadar percaya protokol akan memaafkannya.
Babylon menghapus kepercayaan dari satu mode kegagalan: equivocation yang disengaja, bukan setiap cara penyedia bisa gagal. $BABY seharusnya dinilai berdasarkan mode kegagalan mana yang benar-benar menghapus kebutuhan akan kepercayaan dari suatu mekanisme, bukan hanya klaim bahwa slashing membuatnya menjadi trustless.
#baby #BTCStaking #bitcoin @BabylonLabs_io $IDOL $BTW