Pasar kripto sedang mengalami perubahan struktural yang sedikit orang sedang bahas.
Saat ini, kontrak perpetual sudah mendominasi volume perdagangan global. Pada bulan Juni, untuk setiap US$ 1 yang diperdagangkan di pasar spot, sekitar US$ 5,4 diperdagangkan dalam derivatif. Dalam beberapa laporan survei tahun 2026, derivatif mewakili antara 78% dan 90% dari seluruh aktivitas bursa.
Ini memunculkan pertanyaan penting:
Apakah kontrak perpetual menguras likuiditas dari spot?
Menurut saya, iya—setidaknya sebagian.
Ketika sebagian besar modal hanya mencari paparan dengan leverage, lebih sedikit uang yang dialokasikan untuk pembelian aset secara nyata. Dampaknya bisa berupa:
• likuiditas spot yang lebih rendah;
• pergerakan harga yang lebih dipengaruhi likuidasi daripada penawaran dan permintaan yang benar-benar terjadi;
• volatilitas yang lebih tinggi yang disebabkan oleh leverage.
Namun di sisi lain, perpetual juga membawa efisiensi, lindung nilai (hedge), dan jauh lebih banyak partisipan ke pasar. Jadi, mereka bukan masalah dengan sendirinya, tetapi pertumbuhan mereka yang tidak seimbang dapat membuat ekosistem terlalu bergantung pada derivatif.
Pertanyaan besar untuk siklus berikutnya adalah:
Jika uang terus mengalir ke perpetual, siapa yang akan menopang apresiasi jangka panjang aset di pasar spot?
💬 Menurut Anda: apakah perpetual memperkuat pasar atau justru melemahkan fondasi likuiditas?
Saat ini, kontrak perpetual sudah mendominasi volume perdagangan global. Pada bulan Juni, untuk setiap US$ 1 yang diperdagangkan di pasar spot, sekitar US$ 5,4 diperdagangkan dalam derivatif. Dalam beberapa laporan survei tahun 2026, derivatif mewakili antara 78% dan 90% dari seluruh aktivitas bursa.
Ini memunculkan pertanyaan penting:
Apakah kontrak perpetual menguras likuiditas dari spot?
Menurut saya, iya—setidaknya sebagian.
Ketika sebagian besar modal hanya mencari paparan dengan leverage, lebih sedikit uang yang dialokasikan untuk pembelian aset secara nyata. Dampaknya bisa berupa:
• likuiditas spot yang lebih rendah;
• pergerakan harga yang lebih dipengaruhi likuidasi daripada penawaran dan permintaan yang benar-benar terjadi;
• volatilitas yang lebih tinggi yang disebabkan oleh leverage.
Namun di sisi lain, perpetual juga membawa efisiensi, lindung nilai (hedge), dan jauh lebih banyak partisipan ke pasar. Jadi, mereka bukan masalah dengan sendirinya, tetapi pertumbuhan mereka yang tidak seimbang dapat membuat ekosistem terlalu bergantung pada derivatif.
Pertanyaan besar untuk siklus berikutnya adalah:
Jika uang terus mengalir ke perpetual, siapa yang akan menopang apresiasi jangka panjang aset di pasar spot?
💬 Menurut Anda: apakah perpetual memperkuat pasar atau justru melemahkan fondasi likuiditas?