🚨 ExxonMobil dan Chevron mencatat laba Q2 besar karena konflik Iran mendorong harga minyak melonjak.

Konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah mendorong minyak Brent melewati $90–$100 per barel, meningkatkan pendapatan bagi produsen minyak dan pengolah (refiner) utama.

📊 Sorotan Utama

🛢️ ExxonMobil

- Membukukan laba Q2 sebesar $14,7B, kuartal terkuatnya dalam empat tahun.
- Harga minyak mentah yang lebih tinggi dan margin penyulingan yang lebih kuat mendorong kinerja meski ada beberapa gangguan produksi.

🛢️ Chevron

- Melampaui ekspektasi Wall Street dengan rekor produksi AS dan lonjakan tajam dalam laba kuartalan.
- Diuntungkan oleh harga minyak yang tinggi dan kinerja penyulingan yang kuat.

📈 Dampak Pasar

✅ Prospektif (bullish) untuk saham energi seperti $XOM.US dan $CVX .

⚠️ Harga minyak yang lebih tinggi dapat menjaga inflasi tetap tinggi, sehingga mempersulit Federal Reserve untuk memangkas suku bunga—hal yang berpotensi menekan saham pertumbuhan dan kripto jika harga energi tetap tinggi.

Pantau perkembangan geopolitik, karena hal tersebut tetap menjadi salah satu pendorong terbesar pasar energi.

#XOM #CVX #Oil #Energy #Stocks