Saya sedang membungkus hadiah hari ini dan merasa saya punya cukup kotak. 6 kotak di lantai. 4 penutup di meja. Saya terus menghitung 10 potong.
Hitungannya salah.
Yang penting adalah berapa banyak pasangan lengkap yang bisa saya buat. 4 penutup berarti 4 kotak yang bisa dipakai. 2 lainnya masih ada, tapi tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya.
Itu kembali teringat saat saya membaca rumus co-staking Babylon. Imbalan pool memberi pengguna yang melakukan stake baik BTC maupun BABY. Saya mengira semakin banyak salah satu aset, bobotnya selalu akan meningkat.
Ternyata tidak.
Babylon membagi saldo $BABY dengan 20,000, lalu membandingkan hasil itu dengan stake BTC. Sisi yang lebih kecil menjadi bobot co-staking.
1 BTC dengan 20,000 token BABY memberi bobot 1. 1 BTC dengan 10,000 token BABY memberi bobot 0.5. Kalau saya taruh 40,000 token BABY di samping BTC yang sama, bobotnya tetap berhenti di 1.
Kelebihan $BABY tidak lenyap begitu saja. Saldo itu masih bisa mendapat imbalan staking normal. Hanya saja menjadi tidak terlihat oleh pool imbalan ini.
Itu mengubah cara saya memaknai co-staking.
Babylon tidak menjumlahkan dua saldo. Ia mengukur hanya bagian yang bisa dipasangkan. Modal yang lebih besar tidak selalu menciptakan bobot yang lebih besar. Hanya sisi yang lebih lemah yang bisa menggeser angkanya.
Rasio 20,000 itu melakukan lebih dari sekadar membagi imbalan. Ia mengarahkan pengguna ke aset yang mereka kurang. Jika seseorang punya BTC berlebih, ia perlu lebih banyak BABY. Jika seseorang punya BABY berlebih, ia perlu lebih banyak BTC.
Ada rumus kecil yang mulai menyelaraskan dua kumpulan modal yang terpisah.
Tapi rasionya tetap, sementara pasar tidak. Dua puluh ribu BABY selalu menghasilkan setara 1 BTC di dalam rumus itu. Biaya untuk mencapai pasangan tersebut bisa berubah liar di luar sana.
Jika token BABY naik terhadap BTC, sisi BABY menjadi lebih mahal untuk dilengkapi. Jika token BABY turun, bobot yang sama didapat dengan sisi BABY yang lebih murah. Pencatatan tetap melaporkan unit pasangan yang sama.
Bagian inilah yang tidak bisa saya abaikan.
Babylon bisa menghasilkan bobot co-staking yang identik bahkan ketika bobot tersebut sudah tidak lagi mewakili komitmen ekonomi yang sama.
Apa yang terjadi ketika rumus masih melihat saldo, tapi pasar sudah mengubah apa biaya dari saldo tersebut?

#baby @BabylonLabs_io $KOMA