Saat begadang menerjemahkan materi tentang Babylon, awalnya aku hanya ingin memastikan batas wewenang pengelola/clearer. Ternyata makin membacanya, aku makin ngantuk—tapi malah ada satu hal yang justru membuatku melek: simpanan dan penarikan, logika kepercayaannya sama sekali bukan perkara yang sama.

Awalnya aku mengira model kepercayaan seluruh sistem vault itu seragam. Namun setelah membaca lebih jauh, ternyata alur simpanan butuh banyak orang untuk mengangguk, sedangkan logika kepercayaan untuk penarikan dan kliring benar-benar berbeda.

Di sisi simpanan, kamu harus “mengandalkan orang”. Saat membangun vault, kamu mengajukan permintaan Peg-In di Ethereum, membawa rahasia hash lock yang hanya kamu ketahui. Lalu kamu menyiarkan transaksi Pre-PegIn di jaringan Bitcoin, mengunci BTC ke alamat Taproot yang terkait dengan hash lock tersebut. Setelah itu, barulah benar-benar mulai masalahnya—kamu perlu Vault Provider dan AVK untuk membangun bersama denganmu diagram transaksi pra-tanda tangan di luar rantai (off-chain), dan setiap partisipan harus menandatangani. Hanya setelah penyimpan mengungkapkan rahasia hash lock, vault resmi aktif.

Penarikan dan kliring, logikanya sama sekali berbeda. Penarikan memakai jalur pra-tanda tangan—pada saat vault dibuat, semua jalur pengeluaran yang sah sudah dipra-tandatangani sepenuhnya. Setelah vault terbentuk, tidak ada lagi orang yang bisa memalsukan pengeluaran baru. Saat penarikan, penyimpan langsung menggunakan kunci dari saat pembuatan untuk menyiarkan transaksi sendiri, tanpa perlu bantuan pihak lain.

Sedangkan untuk kliring, kondisi pemicunya adalah faktor kesehatan peminjam jatuh di bawah 1.0. Ada dua jalur: dengan izin (permissioned) dan tanpa izin (permissionless). Tapi apa pun jalurnya, aturannya sudah “dikunci mati” saat pembuatan vault, jadi tidak perlu pengelola/clearer memohon persetujuan siapa pun.

Satu kalimat di dokumen membuatku berhenti sejenak: “Trust is optional and removable”. Simpanan membutuhkan banyak pihak karena vault belum dibangun—hubungan kepercayaan masih sedang dibentuk. Perlu pengaturan yang didorong oleh Vault Provider, penandatanganan bersama oleh AVK, serta Universal Challengers untuk menjadi saksi. Namun begitu vault dibangun, setelah diagram transaksi pra-tanda tangan dibekukan, kamu tidak perlu lagi bergantung pada pihak ketiga mana pun.

Aku semalaman menelusuri, wewenang si clearer belum sempat kupahami sepenuhnya—justru aku terseret masuk oleh kontras kepercayaan antara simpanan dan penarikan. Tapi setelah paham, malah terasa masuk akal: simpanan “mencari orang” untuk menuntaskan urusan karena kepercayaan belum terbentuk; penarikan dan kliring “tidak mencari orang” karena kepercayaan sudah terkunci ke dalam kode. Menurutmu, desain “bergantung pada manusia saat masa pembangunan, lalu hanya bergantung pada kode setelah matang” ini cerdas atau sekadar berlebihan? Ayo diskusikan di kolom komentar.

#BABY $BABY @BabylonLabs_io