Dulu saya mengira model keamanan itu biner. Entah sistem itu aman, atau tidak.

Lalu saya melacak jalur penyeretan (slashing) Babylon terhadap sebuah skenario yang tak ada yang memperingatkan saya: seorang validator yang tidak pernah menandatangani ganda, tidak pernah melakukan equivocasi, namun tetap diseret. Bukan karena mereka tidak jujur.

Tapi karena fork yang mereka finalkan kalah, dan tanda tangan mereka berubah menjadi bukti kejahatan yang tidak pernah mereka niatkan untuk dilakukan.

Berikut detail teknis yang nyaris saya lewatkan. Protokol Babylon untuk Bitcoin Timestamping melakukan checkpoint pada epoch yang sudah final ke Bitcoin.

Jika kelak sebuah fork melakukan reorganisasi pada rantai di belakang checkpoint tersebut, tanda tangan penyedia finalitas pada fork yang kalah menjadi secara kriptografis tidak dapat dibedakan dari kecurangan.

Jalur slashing tidak terpicu karena validator berbuat salah. Tetapi karena mereka bertaruh pada rantai yang keliru.

Saya menjalankan simulasi dua kali. Tanda tangan yang sama. Perilaku jujur yang sama. Satu fork menang, yang lain kalah. Dalam kedua kasus, validator bertindak dengan itikad baik. Di satu timeline, mereka mempertahankan stake yang dijaminkan. Di timeline lain, mereka kehilangan semuanya. Aksi yang sama. Hasil yang berbeda. Itu bukan akuntabilitas. Itu penyelarasan melalui pemusnahan.

Kebanyakan rantai menghukum ketidakjujuran yang disengaja. Babylon menghukum pihak yang kalah dari sebuah fork, tanpa memedulikan niat. Ekonomi tidak menanyakan mengapa Anda menandatangani. Mereka hanya menanyakan rantai mana yang Anda tandatangani.

Saya tidak tahu apakah pasar memberi harga finalitas dengan benar. Saya tahu bahwa setiap rantai lain meminta Anda untuk mempercayai mayoritas yang jujur. Babylon meminta Anda untuk mempercayai bahwa validator Anda selalu memilih rantai yang menang. Dan itu bukan model keamanan. Itu sebuah taruhan.

@BabylonLabs_io #baby $BABY $AA $BTC