Harga AVAX mungkin sudah kehabisan ruang, setidaknya dari sudut pandang teknis. Sementara token terus diperdagangkan di dalam pola segitiga/pennant naik, pengaturan tersebut secara luas dipandang sebagai formasi kelanjutan bearish. Jika penjual memaksa terjadinya penembusan (breakdown) di bawah pola, langkah berikutnya bisa jauh lebih rendah. 

Sementara itu, ekosistem Avalanche terus berkembang di latar belakang, mengingatkan investor bahwa harga token dan pengembangan jaringan tidak selalu bergerak seiring.

Pola Bearish Membuat Trader Tetap Waspada

Pergerakan harga terus menyempit di dalam pennant naik, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya breakout yang menentukan dalam sesi-sesi mendatang.

Jika pola tersebut tembus ke bawah, harga AVAX bisa meluncur menuju $3,50, memperpanjang pelemahan yang lebih luas. Di sisi lain, setup teknikal tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Jika para pembeli membatalkan struktur bearish tersebut, token berpotensi rebound menuju EMA 200 hari di dekat $9,50, sehingga setup saat ini berubah menjadi breakdown yang gagal. Untuk saat ini, kedua skenario masih terbuka.

Avalanche Network Tidak Berdiam Diri

Melihat hanya harga token memberikan gambaran yang tidak lengkap tentang ekosistem. Bitwise menyoroti pada 28 Juli bahwa 41,5% dari seluruh AVAX saat ini sedang dipertaruhkan (staked), yang mencerminkan partisipasi berkelanjutan dari validator jaringan dan pemegang.

Perusahaan tersebut juga mencatat desain ekonomi Avalanche, di mana para staker menerima AVAX yang baru dicetak, sementara setiap biaya transaksi yang dibayarkan di jaringan dibakar secara permanen. Mekanisme itu terus berjalan apa pun yang terjadi pada gejolak pasar jangka pendek.

Fundamental dan Harga Menceritakan Kisah yang Berbeda

Ini adalah narasi kripto yang sudah familiar. Aktivitas ekosistem yang kuat tidak selalu langsung diterjemahkan menjadi kenaikan harga dalam waktu dekat.

Meskipun harga AVAX masih berada di bawah tekanan teknis, jaringan Avalanche terus memperkuat partisipasi staking dan tokenomiknya.

Apakah fundamental tersebut pada akhirnya akan mengalahkan pola chart bearish akan bergantung pada apakah para pembeli mendapatkan kembali momentum sebelum pennant naik tersebut terselesaikan dan mengarah lebih rendah.