Kali ini pasar saham AS turun, terutama penyebaran penurunan yang terkonsentrasi pada sektor penyimpanan (storage), justru malah membuktikan pemikiranku. Jujur saja, di dunia ini tidak ada kenaikan yang terus-menerus dan tidak ada penurunan yang terus-menerus. Sebelum itu, ketika harga naik dengan begitu ganas, semua orang selalu mendorong narasi tentang bull market yang abadi dan kenaikan yang abadi—bagaimana mungkin itu bisa terjadi? Ini jelas bertentangan dengan mekanisme fisika yang objektif. Hari ini, saya akan membahas logika naik-turun dari sudut pandang yang sepenuhnya objektif, baik dari mekanisme fisika maupun mekanisme sosiologi.
1 Pertama, yang paling inti tentu karena adanya arah narasi besar. Seluruh arah narasi tentang AI—karena AI membutuhkan banyak penyimpanan, maka sektor penyimpanan otomatis ikut terangkat. Ini adalah satu arah narasi besar. Pada tahap paling awal, semua narasi besar terkait AI mengalami kenaikan dalam berbagai tingkat. Namun ketika fase narasi ini sudah dikenal luas oleh publik, kenaikan secara keseluruhan tidak lagi menjadi kenaikan serentak (普涨), melainkan berubah menjadi rotasi antar-sektor (perputaran). Lalu rotasi ini kemudian mengarah ke sektor penyimpanan. Dan karena penyimpanan merupakan bagian yang sangat penting dalam ekosistem narasi besar AI, maka kenaikannya sangat besar di seluruh ekosistem narasi AI yang lebih besar.
2 Poin kedua adalah hubungan penawaran dan permintaan. Karena banyak produsen AI dan pihak yang menggunakan model AI untuk pelatihan maupun penggunaan membutuhkan penyimpanan, sementara kapasitas produksi penyimpanan itu terbatas. Ini tercermin dalam laporan keuangan dan laporan laba rugi: keuntungan sektor penyimpanan sangat besar, laporan keuangannya sangat “enak dilihat”. Itu juga secara tidak langsung mendorong harga sahamnya naik dengan cepat. Karena ketika pasar merasa perusahaan ini bagus, tentu akan ada lebih banyak orang yang menaruh modal besar untuk mengunci saham, percaya pada arah perkembangan masa depannya.
3 Tapi apakah semuanya ini akan berlangsung terus tanpa henti? Apakah selama AI terus berkembang dan mendorong penyimpanan, harga sahamnya akan terus naik? Dari penurunan kali ini, ternyata tidak demikian. Dari laporan keuangan dan profit margin, semuanya masih terlihat sangat bagus, dan narasi besar AI juga masih berjalan. Namun di sini ada faktor kunci: logika perdagangan sahamnya sendiri telah berubah. Artinya, pada fase awal, sebagian besar profit-taking holder (pemegang yang sudah meraih keuntungan) telah banyak menjual setelah memperoleh untung, sehingga dana baru yang masuk sebagai “pembeli penopang” tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan untuk mendorong kenaikan berkelanjutan. #存储赛道反转 #韩国7月强制平仓达3442亿韩元 $MUB $SNDKB