Eole telah menjadi perusahaan tercatat Jepang pertama yang memegang Hyperliquid (HYPE), membeli 1.078 token seharga 10,08 juta yen dan merencanakan tranche tambahan hingga akhir Agustus untuk mencapai nilai 100 juta yen, menurut BeInCrypto, saat dana HYPE yang terdaftar di AS mencatat rentang terpanjang tanpa arus masuk sejak diluncurkan. Perusahaan yang terdaftar di Tokyo itu mengatakan pembelian tersebut mendukung rencana Neo Crypto Bank dan menyebut HYPE sebagai aset strategis bersama kepemilikan Bitcoin (BTC) yang sudah ada. Dana spot HYPE yang terdaftar di AS telah mengalami sekitar $27 juta penarikan sejak 15 Juli, sementara pemegang besar termasuk Multicoin Capital dan sebuah wallet yang terkait dengan Selini Capital memindahkan token ke bursa.