Pada awalnya, aku mengira proses Airdrop hanyalah sekadar hadiah, atau cara untuk mengembalikan nilai proyek kepada pengguna-pengguna awal. Namun semakin dalam aku menelusuri mekanisme distribusinya, semuanya terasa lebih mirip sebuah penyaring daripada hadiah. Dompet yang melakukan Farming di jaringan pengujian lalu menghilang langsung setelah klaim, berperilaku berbeda dibandingkan dompet yang tetap aktif sepanjang berbulan-bulan masa tenang ketika tidak ada yang bisa dimanfaatkan. Protokol tidak memberi imbalan pada waktu di dalam ekosistem, melainkan pada pola perilaku tertentu—sesuatu yang bisa ditiru siapa pun untuk waktu yang singkat. Sementara komitmen yang sesungguhnya justru terlihat pada dompet-dompet kecil yang tidak mendapatkan porsi terbesar, tetapi tetap berinteraksi dengan jaringan meski demikian. Di sinilah letak poin yang sulit diukur oleh sistem insentif. Kamu bisa memberi hadiah atas partisipasi, tetapi sulit memberi hadiah atas dorongan nyata yang membuat seseorang bertahan. Jadi, pertanyaannya bukan: siapa yang mendapatkan Airdrop? Melainkan: siapa yang masih ada di sini setelah masa hadiah berakhir?

@BabylonLabs_io $BABY
#baby