BAGHDAD (AP) — Militer AS mengatakan pada Kamis dini hari bahwa mereka telah menyelesaikan "gelombang serangan berat terhadap Iran" yang dilakukan sebagai respons atas serangan rudal Iran sebelumnya terhadap pangkalan AS di Yordania. Rentetan serangan terbaru itu datang setelah AS bekerja sama dengan Arab Saudi untuk menyerang milisi yang didukung Iran di Irak yang bertetangga, menewaskan sedikitnya 20 pejuang dan enam penasihat Iran.
Komando Sentral mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa dalam waktu lebih dari dua jam, AS menyerang "puluhan" sasaran yang menjadi milik Korps Pengawal Revolusi Iran, termasuk pusat komando militer serta fasilitas rudal dan drone, dan juga situs pengawasan serta pertahanan pesisir.
Serangan baru itu terjadi beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump berjanji akan menghantam Iran “sangat keras” setelah negara itu menargetkan sebuah pangkalan di Jordanyang menampung pasukan AS.
Media pemerintah Iran mengatakan dua orang terluka dalam serangan di pulau Qeshm di Selat Hormuz dan bahwa ledakan juga dilaporkan di provinsi Khuzestan di barat laut.