Aku terus berputar kembali pada satu pikiran hari ini.
@BabylonLabs_io
Semua orang membicarakan apa yang terjadi ketika sebuah blockchain bekerja dengan sempurna. Aku justru bertanya-tanya, apa yang terjadi ketika blockchain itu tidak bekerja dengan sempurna.

Aku mulai membaca tentang bagaimana sengketa ditangani, dan terasa agak menenangkan bahwa ujian sesungguhnya dari sebuah protokol bukanlah apakah kesalahan terjadi—melainkan apakah ada cara yang jelas dan dapat diverifikasi untuk menanganinya ketika kesalahan itu memang terjadi. Cara berpikir tentang keamanan yang seperti ini sangat berbeda.#baby

Semakin aku menyelami Babylon, semakin aku menyadari bahwa menyelesaikan sengketa bukanlah soal meminta orang untuk mempercayai suara yang lebih lantang atau validator yang lebih besar. Ini tentang memastikan bahwa bukti dapat berbicara dengan sendirinya. Jika aturan transparan dan bukti dapat diverifikasi, hasilnya menjadi lebih sedikit bergantung pada reputasi dan lebih banyak pada apa yang benar-benar bisa dibuktikan.

Itu mengubah cara pandangku.

Aku sudah terlalu banyak menghabiskan waktu untuk melihat kecepatan, throughput, dan fitur-fitur baru sehingga jarang sekali berhenti untuk bertanya bagaimana perilaku sebuah sistem saat mendapat tekanan. Mungkin ketahanan tidak dibangun pada momen-momen yang paling menegangkan. Mungkin ketahanan dibangun pada mekanisme-mekanisme tenang yang baru terlihat ketika sesuatu berjalan salah.$BABY

Kini aku mendapati diriku bertanya pada pertanyaan yang berbeda setiap kali mengeksplorasi protokol baru: Jika ada sengketa besok, siapa yang memutuskan—dan apa yang mereka andalkan? Aku pikir jawaban atas pertanyaan itu mengungkap jauh lebih banyak daripada roadmap apa pun.

#baby $BABY