Menurut Bloomberg, CEO Mercedes-Benz Group AG Ola Källenius mengatakan persaingan harga yang sengit di pasar mobil Tiongkok kemungkinan akan terus berlangsung selama bertahun-tahun.
Källenius tidak memberikan jadwal kapan persaingan tersebut akan mereda, yang menegaskan tekanan yang dihadapi para produsen otomotif asing di pasar otomotif terbesar di dunia.
