Aku bergadang setengah malam menyusun data @BabylonLabs_io , awalnya ingin mengecek batas kewenangan para pengurus kliring—tapi malah terseret oleh sebuah rancangan “anti-sensor”. #baby
Banyak orang mengira tindakan peminjam menyetor BTC untuk membuat brankas itu urusan satu orang saja: tinggal menandatangani lalu selesai. Ternyata bukan. Di dokumen TBV tertulis bahwa untuk mencegah setoran baru diperiksa (di-sensor), langkah pembuatan brankas harus dilakukan dengan tanda tangan bersama sebanyak k dari n pengurus kliring, bukan sekadar tanda tangan bebas dari pengurus mana pun yang mau, dan bukan pula harus semua hadir. Artinya, tindakan menyetorkan uangmu secara alami harus melewati “persetujuan” dari sekelompok kecil pengurus kliring.
Ini jadi menarik. Secara tampak, ini adalah desain anti-sensor—kalau ada pengurus kliring yang berniat jahat, tidak menandatangani sehingga kamu tidak bisa membangun brankas, maka selama terkumpul k orang yang jujur, tetap jalan. Satu pengurus saja tidak bisa mengunci segalanya.
Tapi kalau dipikir balik, siapa sebenarnya yang memilih kumpulan pengurus kliring ini, bagaimana daftar putih ditetapkan, dan berapa nilai k serta n secara spesifik—angka-angka itu tidak dikunci dalam materi yang kutemukan. Aku juga tidak menemukan pengaturan ambang batas yang dipublikasikan, jadi bagian ini masih belum transparan. Anti-sensor terdengar seperti perlindungan untuk penyimpan dana, tetapi syaratnya adalah kumpulan pengurus kliring itu sendiri harus cukup terdesentralisasi dan cukup tersebar. Kalau tidak, “tanda tangan ambang batas” dan “daftar yang diizinkan” hanya berjarak tipis.
Beda dengan dua langkah lain—penarikan dan kliring. Dua langkah itu di dokumen ditulis jelas tanpa perlu saling percaya, dieksekusi sepihak, dan tidak perlu melihat muka orang lain. Namun pada langkah membangun brankas, sebenarnya kamu sedang “dibawa” masuk ke mekanisme ambang. Perbedaan ini sebelumnya tidak kupikirkan.
Sikapku sekarang: anggap dulu ini sebagai hal yang perlu dipantau, tidak mengganggu uji coba skala kecilku, tetapi aku tidak akan langsung menganggap mekanisme ini sebagai “sepenuhnya terdesentralisasi”. Kalian sudah cek belum daftar putih pengurus kliring ini dipilih secara detail bagaimana? Bisa dibongkar sedikit?#baby $BABY
Banyak orang mengira tindakan peminjam menyetor BTC untuk membuat brankas itu urusan satu orang saja: tinggal menandatangani lalu selesai. Ternyata bukan. Di dokumen TBV tertulis bahwa untuk mencegah setoran baru diperiksa (di-sensor), langkah pembuatan brankas harus dilakukan dengan tanda tangan bersama sebanyak k dari n pengurus kliring, bukan sekadar tanda tangan bebas dari pengurus mana pun yang mau, dan bukan pula harus semua hadir. Artinya, tindakan menyetorkan uangmu secara alami harus melewati “persetujuan” dari sekelompok kecil pengurus kliring.
Ini jadi menarik. Secara tampak, ini adalah desain anti-sensor—kalau ada pengurus kliring yang berniat jahat, tidak menandatangani sehingga kamu tidak bisa membangun brankas, maka selama terkumpul k orang yang jujur, tetap jalan. Satu pengurus saja tidak bisa mengunci segalanya.
Tapi kalau dipikir balik, siapa sebenarnya yang memilih kumpulan pengurus kliring ini, bagaimana daftar putih ditetapkan, dan berapa nilai k serta n secara spesifik—angka-angka itu tidak dikunci dalam materi yang kutemukan. Aku juga tidak menemukan pengaturan ambang batas yang dipublikasikan, jadi bagian ini masih belum transparan. Anti-sensor terdengar seperti perlindungan untuk penyimpan dana, tetapi syaratnya adalah kumpulan pengurus kliring itu sendiri harus cukup terdesentralisasi dan cukup tersebar. Kalau tidak, “tanda tangan ambang batas” dan “daftar yang diizinkan” hanya berjarak tipis.
Beda dengan dua langkah lain—penarikan dan kliring. Dua langkah itu di dokumen ditulis jelas tanpa perlu saling percaya, dieksekusi sepihak, dan tidak perlu melihat muka orang lain. Namun pada langkah membangun brankas, sebenarnya kamu sedang “dibawa” masuk ke mekanisme ambang. Perbedaan ini sebelumnya tidak kupikirkan.
Sikapku sekarang: anggap dulu ini sebagai hal yang perlu dipantau, tidak mengganggu uji coba skala kecilku, tetapi aku tidak akan langsung menganggap mekanisme ini sebagai “sepenuhnya terdesentralisasi”. Kalian sudah cek belum daftar putih pengurus kliring ini dipilih secara detail bagaimana? Bisa dibongkar sedikit?#baby $BABY