BREAKING🚨: Pihak berwenang Rusia telah mendakwa pendiri dan CEO Telegram Pavel Durov dengan “memfasilitasi terorisme” serta mengumumkan bahwa surat perintah penangkapan internasional telah diterbitkan. Menurut Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB), tuduhan tersebut berawal dari klaim bahwa Telegram gagal menghapus obrolan dan kanal yang diduga digunakan oleh intelijen Ukraina untuk mengoordinasikan serangan terhadap Rusia. Kasus ini menandai eskalasi lain dari ketegangan yang telah berlangsung lama antara Rusia dan platform pesan instan tersebut terkait moderasi konten, enkripsi, dan akses pemerintah ke komunikasi. Telegram belum secara terbuka menerima tuduhan tersebut, dan dakwaan ini kemungkinan akan menarik perhatian internasional yang signifikan mengingat jangkauan global platform tersebut dan perannya dalam pesan terenkripsi. #BTC Price Analysis# #Altcoin Season# #BNBChain# $GRAM